Miris! Anggaran Kecil ‘Disunat’, Proyek Rabat Beton di Barru Rusak

Sabtu, 7 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Dua Proyek Jalan Rabat Beton di Kabupaten Barru, rusak parah.

Foto Kolase : Dua Proyek Jalan Rabat Beton di Kabupaten Barru, rusak parah.

Zonafaktualnews.com – Proyek rabat beton di Dusun Ujung, Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, yang baru rampung beberapa bulan lalu, kini menuai sorotan tajam.

Pasalnya, permukaan jalan yang seharusnya kokoh malah mengelupas, bahkan batu split yang menjadi lapisan dasarnya terlihat jelas.

Kondisi ini memicu kekecewaan warga yang mempertanyakan kualitas pekerjaan yang dianggap jauh dari kata memuaskan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek Peningkatan Jalan Lingkungan Ujung ini memiliki panjang 193 meter dengan anggaran sebesar Rp84.402.000 dari Dana Desa 2024.

Proyek ini dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cilellang. Namun, hasil pengerjaannya menunjukkan kualitas yang buruk.

Di lokasi lain, proyek serupa di Desa Cilellang Utara, yakni Jalan Mattirobulu dengan spesifikasi ukuran 4,95 m x 0,20 m x 167 m, menggunakan anggaran Rp199.546.000 dari Dana Desa 2024.

Sayangnya, proyek ini juga mengalami kerusakan serupa, memunculkan dugaan bahwa anggaran kecil tersebut disunat oleh oknum tertentu.

Ketua LSM Aliansi Supremasi Rakyat (Asura), Erwin, menyebut ada indikasi penyalahgunaan anggaran.

Erwin menegaskan bahwa kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat ini menjadi indikasi adanya ketidakberesan dalam pengerjaan proyek.

“Berdasarkan hasil investigasi kami di lapangan, kualitas proyek jalan rabat beton di Dusun Ujung Desa Cilellang patut dipertanyakan. Permukaannya terkelupas dan batu splitnya sudah kelihatan, padahal baru 3 bulan selesai,” ujar Erwin, Sabtu (7/12/2024).

Erwin menambahkan, pihaknya akan segera melaporkan temuan ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menyelidiki dugaan penyimpangan anggaran di Desa Cilellang.

Erwin juga meminta audit menyeluruh terhadap seluruh kegiatan fisik maupun nonfisik yang dibiayai Dana Desa.

“Sebaiknya, pihak APH segera turun menyelidiki seluruh kegiatan fisik maupun non fisik yang dilaksanakan oleh pemerintah desa Cilellang, terkait penggunaan anggaran dana desa untuk memastikan tidak ada penyelewengan yang merugikan keuangan Negara,” tegasnya.

Papan Informasi Proyek Rabat Beton di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan
Papan Informasi Proyek Rabat Beton di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan

Menyikapi laporan tersebut, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Barru telah memulai penyelidikan.

Kepala Unit Tipikor Polres Barru, Ipda Zulfikar, memastikan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket) dari berbagai pihak terkait.

“Kami sedang mendalami kasus ini. Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan anggaran, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Ipda Zulfikar.

Zulfikar juga menambahkan bahwa Polres Barru berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan Dana Desa.

“Setiap laporan dari masyarakat akan kami proses dengan serius. Ini demi kepentingan masyarakat dan negara,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cilellang, Perawati H. Sukiman, belum memberikan tanggapan meskipun telah dihubungi untuk dimintai klarifikasi.

Sikap bungkam ini semakin memicu spekulasi dugaan korupsi di tengah masyarakat yang berharap penjelasan dari pihak Kepada Desa.

Hingga kini, masyarakat Desa Cilellang masih mempertanyakan, apakah kerusakan jalan ini hanya akibat pengerjaan yang asal-asalan, atau ada permainan anggaran di baliknya?

 

(AK/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Diduga Lolos Tanpa Izin Lengkap, Alfamart di Gowa Akan Didemo Besar-besaran
Propam Tak “Berdaya” Adili 4 Oknum Polisi Brutal, Laporan Istri Korban di Takalar Terlantar
Ratusan Juta Sudah Habis, Dampak Program Kemiskinan Gowa Belum Tampak
Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’
Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai
Aspal Baru Retak, Proyek APBN Rp7,6 M Jalan Pekkae–Soppeng Diduga Dikorupsi
Oknum LSM-Wartawan ‘Lindungi’ SPBU Panaikang di Takalar, Jerigen Solar Menumpuk
Proyek Rehabilitasi RTLH di Takalar Diduga Dikorupsi, Kayu Berkualitas Rendah Digunakan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:54 WITA

Diduga Lolos Tanpa Izin Lengkap, Alfamart di Gowa Akan Didemo Besar-besaran

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:25 WITA

Propam Tak “Berdaya” Adili 4 Oknum Polisi Brutal, Laporan Istri Korban di Takalar Terlantar

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:02 WITA

Ratusan Juta Sudah Habis, Dampak Program Kemiskinan Gowa Belum Tampak

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:03 WITA

Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’

Minggu, 11 Januari 2026 - 02:12 WITA

Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai

Berita Terbaru