Layanan Pendaftaran Google News Dihapus, Media Harus Mengikuti Algoritma

Kamis, 13 Maret 2025 - 10:45 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Google News/Net

Google News/Net

Zonafaktualnews.com – Google resmi menghapus layanan pendaftaran manual di Google News, mengharuskan media platform mengikuti sistem algoritma yang kini menentukan publikasi.

Sebelumnya, penerbit dapat menambahkan publikasi secara manual melalui Pusat Penerbit untuk memastikan berita mereka muncul di Google Berita.

Dengan perubahan terbaru ini, mekanisme tersebut dihapus dan digantikan oleh sistem otomatis yang sepenuhnya dikendalikan oleh algoritma Google.

“Penerbit tidak dapat lagi menambahkan publikasi ke Pusat Penerbit. Kami melakukan perubahan ini sebagai bagian dari transisi halaman publikasi otomatis dalam tahun ini,” tulis Google dalam pengumumannya.

BACA JUGA :  Google Rayakan Ulang Tahun ke-25

Meski media yang telah terdaftar sebelumnya tetap dapat mengakses layanan Google News, mereka hanya memiliki waktu hingga akhir tahun ini untuk melakukan penyesuaian sebelum sistem manual dihapus sepenuhnya.

Sementara itu, bagi penerbit baru, akses ke Google Berita kini sepenuhnya ditentukan oleh algoritma Google berdasarkan berbagai faktor, termasuk relevansi, keterlihatan, keabsahan, keaktualan, lokasi, dan bahasa .

BACA JUGA :  Google News Hapus Pusat Penerbit, Logo dan Judul Otomatis Diambil dari Situs

Selain perubahan pada sistem publikasi, Google juga mengalihkan fokus Pusat Penerbit hanya pada Reader Revenue Manager, sebuah fitur yang memungkinkan media untuk mengelola monetisasi konten mereka.

Dengan layanan ini, penerbit dapat mengoptimalkan pendapatan dari langganan atau donasi pembaca, namun tidak lagi memiliki kendali langsung atas bagaimana berita mereka muncul di Google Berita.

Dengan perubahan ini, media harus menyesuaikan strategi mereka agar tetap mendapatkan visibilitas di Google Berita.

Optimalisasi konten, kredibilitas sumber, serta keterlibatan pembaca menjadi faktor penting dalam memastikan berita mereka tetap muncul di platform tersebut.

BACA JUGA :  Bisnis Tambang "Siluman" Kadus Sokkolia Resahkan Warga

Selain itu, penerbit yang ingin tetap mendapatkan keuntungan dari Google harus mulai mempertimbangkan strategi monetisasi melalui Reader Revenue Manager untuk mempertahankan pendapatan mereka.

 

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon
Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi
Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?
Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian
Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas
Owner Arashi Cosmetindo Bagi-bagi Coffee Gratis di Antrean BBM Makassar
Aturan Pemprov Sulsel-Pertamina Diinjak-injak, Sopir Truk Tetap Isi BBM Siang
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:21 WITA

Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon

Selasa, 15 September 2026 - 16:09 WITA

Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi

Selasa, 15 September 2026 - 01:28 WITA

Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?

Selasa, 15 September 2026 - 01:06 WITA

Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian

Selasa, 15 September 2026 - 00:12 WITA

Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas

Berita Terbaru