Lapas Bollangi Diguncang Skandal Narkoba, Pandawa Pattingalloan Desak Kalapas Dicopot

Selasa, 25 Maret 2025 - 01:00 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ketua Umum Pandawa Pattingalloan, Jamil

Ketua Umum Pandawa Pattingalloan, Jamil

Zonafaktualnews.com – Aroma tak sedap menyeruak dari balik jeruji besi Lapas Narkotika Sungguminasa (Bollangi).

Jaringan narkoba diduga masih bercokol di dalam penjara, menyusul pengembangan kasus yang dilakukan oleh Satres Narkoba Polres Pelabuhan Makassar.

Kabar ini sontak menyulut amarah Organisasi Masyarakat (Ormas) Pandawa Pattingalloan. Mereka tak tinggal diam. Sebelum turun ke jalan, kelompok ini akan melayangkan somasi kepada pihak lapas.

Ketua Umum Pandawa Pattingalloan, Jamil, menegaskan bahwa kasus yang tengah diselidiki oleh kepolisian semakin memperkuat dugaan adanya peredaran narkoba di dalam lapas.

Bahkan, napi disebut-sebut masih leluasa menggunakan ponsel untuk mengendalikan transaksi haram dari balik jeruji.

BACA JUGA :  Bawaslu Jakarta Didesak Telusuri Dugaan Dana Kampanye dari Judi Online

“Kami akan menggelar aksi demo dan sebelumnya akan melayangkan surat ke pihak Lapas Bollangi. Tuntutan kami jelas: copot Kalapas dan KPLP karena dinilai lalai dalam pengawasan,” kata Jamil dalam keterangannya, Senin (24/3/2025).

Sumber internal kepolisian berinisial SM membocorkan bahwa seorang tersangka yang baru saja diamankan telah menyebut nama seorang narapidana yang diduga menjadi bagian dari jaringan narkoba di dalam lapas.

Informasi ini langsung direspons oleh Satres Narkoba Polres Pelabuhan Makassar dengan melakukan pendalaman kasus di Lapas Bollangi pada Jumat, 14 Maret 2025.

BACA JUGA :  F-KRB Bantah Isu “86” dengan Mira Hayati Terkait Pindah ke Lapas Takalar

“Salah satu tersangka yang ditangkap, berinisial CP, menyebut nama napi yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba,” ungkap SM.

Alih-alih mendapat kejelasan, langkah kepolisian seolah menemui jalan buntu. Kepala Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Makassar, AKP Leni, hingga kini belum bisa memberikan pernyataan dengan alasan sedang sakit.

Sementara itu, IPDA Alkon selaku Kaur Bin Ops (KBO) juga enggan berkomentar dan menyarankan agar konfirmasi langsung dilakukan kepada Kasat Narkoba atau Kapolres.

“Kami tidak bisa memberikan pernyataan. Silakan langsung ke Kasat atau Kapolres,” katanya singkat.

BACA JUGA :  Mantan Marinir TNI AL Jadi Buronan Usai Baku Tembak dengan Polisi

Sikap bungkam dari aparat dan dugaan kelalaian pihak lapas hanya menambah kegeraman Pandawa Pattingalloan.

Ormas ini memastikan akan terus menekan pihak berwenang agar segera membersihkan jaringan narkoba di dalam lapas dan mencopot pejabat yang dinilai lalai dalam pengawasan.

Aksi besar-besaran pun disebut tinggal menghitung hari. Jika tuntutan mereka tak direspons, Pandawa Pattingalloan berjanji akan membawa massa lebih besar untuk mengguncang Lapas Bollangi.

(SY/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong
Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 04:29 WITA

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh

Sabtu, 12 September 2026 - 02:18 WITA

BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Berita Terbaru