Koalisi Advokat Sulsel Gedor Polrestabes Makassar Tuntut dan Desak Kasat Reskrim Dicopot

Jumat, 30 Mei 2025 - 18:58 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Koalisi Advokat Sulsel Gedor Polrestabes Makassar Tuntut dan Desak Kasat Reskrim Dicopot

Aksi demonstrasi di depan Polrestabes Makassar, Koalisi Advokat Sulsel menaburkan bunga pada keranda tanda matinya hukum di Makassar

Zonafaktualnews.com – Ratusan pengacara yang tergabung dalam Koalisi Advokat Sulsel (KAS) menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolrestabes Makassar, Jumat (30/5/2025).

KAS mengecam keras dugaan kriminalisasi terhadap rekan seprofesi mereka, Wawan Nur Rewa, yang dianggap hanya menjalankan tugas sebagai kuasa hukum namun malah dipidanakan oleh penyidik Polrestabes.

Dengan membawa spanduk bertuliskan “Stop Kriminalisasi Advokat” dan “Imunitas Profesi Itu Hak, Bukan Fasilitas,” para pengunjuk rasa menuntut pencabutan Laporan Informasi Nomor: LI/510/IVRES.1.14/2025/RESKRIM tertanggal 17 April 2025.

Laporan tersebut dinilai cacat secara hukum karena menyasar pernyataan hukum Wawan Nur Rewa yang disampaikan melalui media online dalam kapasitasnya sebagai kuasa hukum ahli waris dalam sebuah sengketa.

BACA JUGA :  Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan

“Kami hadir di sini untuk menegakkan marwah profesi hukum. Rekan kami Wawan Nur Rewa menjalankan tugasnya sebagai kuasa hukum, menyampaikan somasi secara terbuka melalui media, tapi justru dilaporkan dengan dugaan pencemaran nama baik. Ini bentuk nyata kriminalisasi profesi,” tegas salah satu orator aksi.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di lokasi aksi, Koalisi Advokat Sulsel menilai tindakan penyidik yang tetap memproses laporan tersebut sebagai bentuk pembangkangan terhadap Undang-Undang Advokat Nomor 18 Tahun 2003, khususnya pasal yang mengatur imunitas hukum bagi advokat dalam menjalankan tugas profesinya.

BACA JUGA :  Bos Olshop Thrift Pukuli dan Tendang Pembeli

Berikut tiga poin tuntutan Koalisi Advokat Sulsel yang disampaikan secara resmi:

  • Mendesak pencabutan Laporan Informasi Nomor: LI/510/IVRES.1.14/2025/RESKRIM atas nama Advokat Wawan Nur Rewa.
  • Menuntut pencopotan Kasat Reskrim, Kasubnit 2 Idik 1 Pidum, serta penyidik yang menangani perkara ini.
  • Menyerukan penghentian segala bentuk kriminalisasi dan intimidasi terhadap profesi advokat.

Koordinator lapangan aksi, Wawan Nur Rewa, yang juga menjadi sasaran pelaporan, menyampaikan bahwa apa yang ia lakukan merupakan bagian dari mekanisme hukum terbuka yang sah.

“Somasi bukanlah tindak pidana. Saya tidak menyebar hoaks, tidak menyerang pribadi siapa pun. Saya bicara sebagai kuasa hukum berdasarkan surat kuasa, dengan analisis hukum dan asas praduga tak bersalah. Tapi penyidik justru seolah mencari celah untuk mempidanakan saya. Ini preseden buruk bagi dunia hukum,” ujarnya.

BACA JUGA :  Polrestabes Makassar “Ditelanjangi” di Praperadilan, Taufik Beber Borok Penyidikan

Kendati demikian, Koalisi Advokat Sulsel akan membawa kasus ini ke tingkat nasional bila tuntutan mereka tidak diindahkan dalam waktu dekat.

KAS juga membuka opsi pengaduan ke Komnas HAM, Kompolnas, dan bahkan Mahkamah Konstitusi untuk menegakkan perlindungan profesi hukum yang independen dan merdeka.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?