Kinerja Menteri HAM Dinilai Terburuk Versi Celios, Pigai Sebut Survei Itu Alat Kejahatan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 10:59 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai (Ist)

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai (Ist)

Zonafaktualnews.com – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, merespons dengan tegas laporan evaluasi satu tahun kerja kabinet yang diterbitkan oleh Center of Economic and Law Studies (Celios).

Dalam laporan berjudul “Rapor 1 Tahun Prabowo-Gibran”, Pigai masuk dalam daftar menteri dengan kinerja terburuk, penilaian tersebut langsung dibantahnya.

Celios menyoroti sejumlah kementerian dan menteri yang dinilai kurang menunjukkan hasil kerja signifikan atau mendapat kritik publik.

Kementerian HAM, di bawah pimpinan Pigai, tercatat berada di peringkat tiga terbawah dengan skor -79, diikuti Kepala BGN Dadan Hindayana dan Menteri ESDM Bahlil Lahadahlia.

BACA JUGA :  Papua Tengah Darurat! Puluhan Ribu Warga Mengungsi, Dua Distrik Kosong Total

Penilaian ini didasarkan pada berbagai indikator, termasuk respons terhadap isu publik, kejelasan program kerja, dan inisiatif kebijakan selama periode awal jabatan.

Menanggapi hal itu, Natalius Pigai tidak hanya membantah penilaian tersebut, tetapi juga menyerang balik kredibilitas survei.

Ia menegaskan bahwa survei, termasuk Celios, kerap menjadi “alat kejahatan” untuk membunuh karakter atau memanipulasi opini publik.

“Survei itu alat justifikasi kejahatan. Survei itu alat payung kejahatan, pelindung kejahatan, pembenaran kejahatan kriminal,” ujar Pigai di kantor Kementerian HAM, Selasa (21/10/2025).

Pigai bahkan mempertanyakan kompetensi lembaga survei yang menilai dirinya.

BACA JUGA :  Papua Tengah Darurat! Puluhan Ribu Warga Mengungsi, Dua Distrik Kosong Total

“Kok mereka ngajarin saya korban HAM, pembela aktivis HAM, pembela HAM, kerja di NGO, kerja di pemerintah, Komnas HAM, Menteri HAM. Kok ngajarin saya? Mereka lebih hebat? surveinya dilakukan oleh survei yang ahli-ahli ekonomi lagi. Waduh,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa dalam satu tahun pertama, Kementerian HAM justru bergerak cepat dalam menyusun struktur organisasi dan menyiapkan program kerja ambisius.

“Kita rangking 3, kalau rangking 3 dalam konteks mendukung kebijakan Presiden kan ini program prioritas ini ABCDE dari Presiden, kita dapat rangking 3 dalam rangka mendorong percepatan penyelesaian program-program prioritas pemerintah,” kata Pigai.

BACA JUGA :  Papua Tengah Darurat! Puluhan Ribu Warga Mengungsi, Dua Distrik Kosong Total

Lebih jauh, Pigai menegaskan bahwa penilaian survei tidak menjadi acuan utama, termasuk bagi Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya tetap pada kerja nyata dan percepatan program pemerintah.

“Dan presiden juga tidak percaya survei. Kami kerja aja kerja. Kerja-kerja-kerja. Lo mau nilai kami survei bagus, gapapa. Tidak bagus juga tidak apa-apa,” pungkasnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon
Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi
Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?
Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian
Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas
Owner Arashi Cosmetindo Bagi-bagi Coffee Gratis di Antrean BBM Makassar
Aturan Pemprov Sulsel-Pertamina Diinjak-injak, Sopir Truk Tetap Isi BBM Siang
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:21 WITA

Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon

Selasa, 15 September 2026 - 16:09 WITA

Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi

Selasa, 15 September 2026 - 01:28 WITA

Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?

Selasa, 15 September 2026 - 01:06 WITA

Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian

Selasa, 15 September 2026 - 00:12 WITA

Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas

Berita Terbaru