Kinerja Menteri HAM Dinilai Terburuk Versi Celios, Pigai Sebut Survei Itu Alat Kejahatan

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai (Ist)

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai (Ist)

Zonafaktualnews.com – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, merespons dengan tegas laporan evaluasi satu tahun kerja kabinet yang diterbitkan oleh Center of Economic and Law Studies (Celios).

Dalam laporan berjudul “Rapor 1 Tahun Prabowo-Gibran”, Pigai masuk dalam daftar menteri dengan kinerja terburuk, penilaian tersebut langsung dibantahnya.

Celios menyoroti sejumlah kementerian dan menteri yang dinilai kurang menunjukkan hasil kerja signifikan atau mendapat kritik publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian HAM, di bawah pimpinan Pigai, tercatat berada di peringkat tiga terbawah dengan skor -79, diikuti Kepala BGN Dadan Hindayana dan Menteri ESDM Bahlil Lahadahlia.

BACA JUGA :  Papua Tengah Darurat! Puluhan Ribu Warga Mengungsi, Dua Distrik Kosong Total

Penilaian ini didasarkan pada berbagai indikator, termasuk respons terhadap isu publik, kejelasan program kerja, dan inisiatif kebijakan selama periode awal jabatan.

Menanggapi hal itu, Natalius Pigai tidak hanya membantah penilaian tersebut, tetapi juga menyerang balik kredibilitas survei.

Ia menegaskan bahwa survei, termasuk Celios, kerap menjadi “alat kejahatan” untuk membunuh karakter atau memanipulasi opini publik.

“Survei itu alat justifikasi kejahatan. Survei itu alat payung kejahatan, pelindung kejahatan, pembenaran kejahatan kriminal,” ujar Pigai di kantor Kementerian HAM, Selasa (21/10/2025).

BACA JUGA :  Papua Tengah Darurat! Puluhan Ribu Warga Mengungsi, Dua Distrik Kosong Total

Pigai bahkan mempertanyakan kompetensi lembaga survei yang menilai dirinya.

“Kok mereka ngajarin saya korban HAM, pembela aktivis HAM, pembela HAM, kerja di NGO, kerja di pemerintah, Komnas HAM, Menteri HAM. Kok ngajarin saya? Mereka lebih hebat? surveinya dilakukan oleh survei yang ahli-ahli ekonomi lagi. Waduh,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa dalam satu tahun pertama, Kementerian HAM justru bergerak cepat dalam menyusun struktur organisasi dan menyiapkan program kerja ambisius.

“Kita rangking 3, kalau rangking 3 dalam konteks mendukung kebijakan Presiden kan ini program prioritas ini ABCDE dari Presiden, kita dapat rangking 3 dalam rangka mendorong percepatan penyelesaian program-program prioritas pemerintah,” kata Pigai.

BACA JUGA :  Papua Tengah Darurat! Puluhan Ribu Warga Mengungsi, Dua Distrik Kosong Total

Lebih jauh, Pigai menegaskan bahwa penilaian survei tidak menjadi acuan utama, termasuk bagi Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya tetap pada kerja nyata dan percepatan program pemerintah.

“Dan presiden juga tidak percaya survei. Kami kerja aja kerja. Kerja-kerja-kerja. Lo mau nilai kami survei bagus, gapapa. Tidak bagus juga tidak apa-apa,” pungkasnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan Dinilai Janggal, “Investigasi” Netizen Bidik Sang Ayah
DPRD Sulsel Dorong Pemindahan Titik Lokasi Yon TP 872 agar Tak Rugikan Warga
Polemik Lahan Yon TP 872 Temui Titik Temu, DPRD Sulsel Sepakati Pengalihan Lokasi
Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu
Siswi SD di Medan Diduga Habisi Ibu Kandung dengan 20 Kali Tusukan Pisau
Jasad Warga Luwu Utara Masih Utuh, Kain Kafan Tetap Bersih Meski 28 Tahun Dikubur
30 Tahun Beroperasi, KOSIPA Sulselbar Diduga Kelola Dana Puluhan Miliar Tanpa Pajak
Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:37 WITA

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan Dinilai Janggal, “Investigasi” Netizen Bidik Sang Ayah

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:31 WITA

DPRD Sulsel Dorong Pemindahan Titik Lokasi Yon TP 872 agar Tak Rugikan Warga

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:28 WITA

Polemik Lahan Yon TP 872 Temui Titik Temu, DPRD Sulsel Sepakati Pengalihan Lokasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:59 WITA

Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:18 WITA

Siswi SD di Medan Diduga Habisi Ibu Kandung dengan 20 Kali Tusukan Pisau

Berita Terbaru