Kasus Kematian Prada Lucky Guncang Batalion 843, 20 Prajurit TNI Jadi Tersangka

Senin, 11 Agustus 2025 - 20:05 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kasus Kematian Prada Lucky Guncang Batalion 843, 20 Prajurit TNI Jadi Tersangka

Prada Lucky Chepril Saputra Namo

Zonafaktualnews.com – Kasus kematian tragis Prada Lucky Chepril Saputra Namo mengguncang Batalion Pembangunan 843.

Penyidik Polisi Militer Kodam (Pomdam) IX/Udayana telah menetapkan 20 prajurit TNI sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan yang berujung maut terhadap prajurit muda tersebut.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengungkapkan, awalnya hanya empat prajurit yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka, yakni Pratu AA, Pratu EDA, Pratu PNBS, dan Pratu ARR. Namun, hasil pemeriksaan intensif kemudian menyeret 16 prajurit lainnya ke meja hukum.

“Kini ada 20 orang personel prajurit yang ditetapkan sebagai tersangka dan seluruhnya sudah ditahan,” ujar Brigjen Wahyu di Mabes AD, Jakarta, Senin (11/8/2025).

Prada Lucky baru dua bulan lalu resmi menyandang status sebagai anggota TNI usai lulus pendidikan.

Ia ditempatkan di Batalion Pembangunan 843, yang sekitar sebulan lalu tiba di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, untuk melaksanakan misi pembangunan bagi masyarakat setempat.

Misi mulia itu berubah menjadi duka. Dari foto dan video yang beredar, tubuh Prada Lucky tampak penuh lebam dan memar, bahkan terdapat luka seperti tusukan di kaki dan punggung.

Ia sempat dilarikan ke ICU RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, tetapi nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal pada Rabu (6/8/2025).

Tragedi ini tak hanya memunculkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menorehkan catatan kelam bagi Batalion 843.

Pihak TNI AD memastikan proses hukum akan berjalan transparan dan para tersangka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Pembacok Pedagang Percut Sei Tuan Ingkar Janji, Polisi Didesak Bertindak
BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG
Diduga Bunuh Diri, Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Terlilit Kain Sarung
Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Dicokok Polisi Usai Nikmati Sabu
Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon
Jejak WNI di Luar Negeri Didalami Polisi Terkait Kasus Dolar Singapura Rp4,7 Miliar
Setahun Buron, Pemuda di Bantaeng yang Ancam Polisi Pakai Badik Dicokok

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Kamis, 24 September 2026 - 01:19 WITA

Pembacok Pedagang Percut Sei Tuan Ingkar Janji, Polisi Didesak Bertindak

Rabu, 23 September 2026 - 14:28 WITA

BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG

Rabu, 23 September 2026 - 02:20 WITA

Diduga Bunuh Diri, Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Terlilit Kain Sarung

Selasa, 22 September 2026 - 19:58 WITA

Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Dicokok Polisi Usai Nikmati Sabu

Berita Terbaru