Kasus Bocah Tewas di Kolam Renang Claro Disorot, F-KRB: Ini Kelalaian dan “Mandul Tindakan”

Senin, 19 Mei 2025 - 00:17 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kasus Bocah Tewas di Kolam Renang Claro Disorot, F-KRB: Ini Kelalaian dan “Mandul Tindakan”

Foto ilustrasi – Bocah tewas tenggelam di kolam renang hotel Claro Makassar

Zonafaktualnews.com – Tragedi bocah berusia 6 tahun, MR, yang tewas tenggelam di kolam renang Hotel Claro Makassar kembali disorot.

Bukan hanya karena hilangnya nyawa tak berdosa, tapi juga karena sikap diam yang nyaris membatu dari pihak hotel.

Forum Koalisi Rakyat Bersatu (F-KRB) menyebut kejadian ini sebagai bentuk kelalaian yang dibungkus kemewahan, dan mengkritik keras manajemen Claro yang dinilai “mandul dalam tindakan”.

“Hotel bintang lima, tapi tanggung jawabnya nol. Ini bukan hanya kelalaian, tapi “mandul tindakan”! Ada anak meninggal di kolam mereka, tapi responnya seperti tak berdetak,” kecam Darwis, Ketua F-KRB, Minggu (18/5/2025).

BACA JUGA :  Kapolsek Tamalate Pastikan Kasus Bocah Tewas di Kolam Renang Hotel Claro Masih Diselidiki

Darwis menggambarkan situasi ini seperti kapal pesiar megah yang bocor, tapi kaptennya malah sibuk diam di kabin.

“Kalau manajemen Claro masih memilih bungkam, ini bukan hanya soal SOP yang gagal, tapi nurani yang mati. Ketika nyawa anak melayang, tindakan bukan pilihan — itu keharusan,” tegasnya.

Menurut F-KRB, tragedi ini seharusnya menjadi alarm keras bagi masyarakat bahwa label “berbintang” tak selalu menjamin keselamatan.

BACA JUGA :  SD Inpres Toddopuli 1 Jadi Saran Pungli, Guru dan Komite Disorot

F-KRB menuding pihak hotel lebih sibuk menjaga citra daripada menunjukkan rasa tanggung jawab.

“Hotel sebesar ini mestinya punya sistem keamanan yang ketat. Tapi saat nyawa tergelincir di kolam, tak ada satupun yang sigap. Jangan sampai kolam renang berubah jadi kolam petaka!” sindir Darwis.

Pihak Hotel Claro hingga kini belum memberikan keterangan resmi. Beberapa kali upaya konfirmasi dari wartawan hanya dijawab singkat oleh staf yang enggan disebutkan namanya.

“Kami belum bisa menyampaikan kronologi, karena keluarga korban meminta tidak dipublikasikan dulu,” ucapnya.

BACA JUGA :  Pilwalkot Makassar Memanas! Inilah Hasil Pengundian Nomor Urut Paslon

Kendati begitu, diam bukanlah jawaban. F-KRB mendesak adanya transparansi, pertanggungjawaban, dan evaluasi serius atas manajemen keselamatan di hotel tersebut.

“Jangan tunggu korban berikutnya. Hari ini mungkin MR, besok bisa siapa saja. Keselamatan tamu bukan sekadar formalitas brosur — itu nyawa!” tutup Darwis.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Sentil Bahaya IPO Paksaan, Mintarsih Dukung Polri Sikat Penggoreng Saham
Motor Emak Diembat Buat Biayai Pacar, Wanita Bucin di Bone Dicokok Polisi
Jambret Sial, Niat Rampas HP Malah Tumbang Ditendang Wanita Silat di Mamuju
Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Binance Kena Hack Rp114 Triliun, Laptop Karyawan Jadi Celah Masuk Hacker
Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu