Kakek di Luwu Nikahi Gadis SMA, Lansia Tajir di China Wafat, Istri Muda Warisi Rp731 M

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua peristiwa pernikahan beda usia yang viral di Luwu, Sulawesi Selatan, kakek 71 tahun menikahi gadis 18 tahun, sementara di Tiongkok, kisah lansia dengan istri muda berujung polemik warisan Rp731 miliar. (Foto kolase)

Dua peristiwa pernikahan beda usia yang viral di Luwu, Sulawesi Selatan, kakek 71 tahun menikahi gadis 18 tahun, sementara di Tiongkok, kisah lansia dengan istri muda berujung polemik warisan Rp731 miliar. (Foto kolase)

Zonafaktualnews.com – Viral di media sosial, pernikahan seorang kakek berusia 71 tahun dengan gadis 18 tahun di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menyedot perhatian publik.

Di saat yang hampir bersamaan, kisah serupa dari Tiongkok juga ramai diperbincangkan, setelah seorang lansia kaya raya meninggal dunia dan mewariskan harta ratusan miliar rupiah kepada istri mudanya.

Pernikahan di Luwu itu terjadi di Desa Batu Lappa, Kecamatan Larompong Selatan, pada Minggu (5/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mempelai pria diketahui bernama H Buhari, sementara mempelai perempuan berinisial TA yang masih berstatus pelajar.

Kepala Desa Batu Lappa, Muhammad Arsad, menegaskan bahwa pernikahan tersebut tidak melibatkan pemerintah desa, baik dalam proses administrasi maupun pelaksanaan.

“Orang tuanya yang menikahkan. Saya juga tidak hadir karena saat itu sedang berada di Kabupaten Barru, kebetulan saya antar pengantin juga,” kata Arsad saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (8/4/2026).

Menurut Arsad, pihak desa hanya menerima informasi akan adanya pernikahan tersebut tanpa dilibatkan sejak tahap awal, termasuk proses lamaran.

BACA JUGA :  Indonesia Terancam Ekspansi E-Commerce China, Ini Taktiknya

“Biasanya kami dilibatkan sejak awal, tapi kali ini tidak. Mungkin ada pertimbangan lain dari pihak keluarga,” ujarnya.

Arsad juga menyebut, berdasarkan informasi yang diterima, hubungan keduanya berlangsung atas dasar suka sama suka tanpa indikasi paksaan.

“Saya lihat dari video yang beredar, tidak ada tanda-tanda tekanan. Pengantin perempuan bahkan tampak bergembira,” katanya.

Meski demikian, Arsad menyoroti usia mempelai perempuan yang masih 18 tahun dan belum memenuhi ketentuan Undang-Undang Perkawinan yang menetapkan batas minimal usia 19 tahun.

“Kalau umur 18 tahun tentu belum memenuhi syarat sesuai undang-undang,” tegasnya.

Dari sisi ekonomi, mempelai pria disebut tergolong mampu karena memiliki lahan kebun yang luas. Sementara orang tua mempelai perempuan diketahui bekerja di sektor tambak.

“Kondisi ekonomi pihak laki-laki cukup baik, kebunnya luas. Sementara keluarga perempuan bekerja di tambak. Jadi tidak ada indikasi tekanan atau paksaan,” ungkap Arsad.

BACA JUGA :  AL Pemerkosa Wanita Hamil dan Peleceh Kakak Korban Dibekuk

Pernikahan ini pun menghebohkan warga karena perbedaan usia yang terpaut jauh.

“Warga penasaran karena viral. Yang satu 71 tahun, yang satu masih 18 tahun, jadi ramai diperbincangkan,” tambahnya.

Ke depan, pemerintah desa mengaku akan meningkatkan sosialisasi terkait batas usia pernikahan dan pentingnya pendidikan bagi anak.

“Kami selalu mengingatkan agar tidak menikahkan anak di bawah umur. Harapannya anak-anak bisa menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sementara itu di Tiongkok, kisah pria lanjut usia dengan pasangan yang jauh lebih muda berujung polemik keluarga setelah sang suami meninggal dunia.

Seorang lansia bermarga Hou dari Pulau Hainan dilaporkan wafat setelah menderita penyakit kronis dan meninggalkan seluruh hartanya sebesar 300 juta yuan atau sekitar Rp731 miliar kepada istri mudanya, Liyuan.

Keputusan tersebut memicu kemarahan keluarga dari pernikahan sebelumnya.

Liyuan mengungkapkan bahwa dirinya telah bersama Hou sejak usia 21 tahun. Mereka kemudian menikah sekitar 10 tahun lalu dan memiliki seorang anak laki-laki yang kini berusia lima tahun.

BACA JUGA :  China Diterjang Topan dan Banjir Dahsyat, 1,54 Juta Orang Dievakuasi

Pada November lalu, pasangan ini sempat mengumumkan bahwa Hou didiagnosis menderita kanker paru-paru stadium akhir melalui akun media sosial mereka.

Selama masa pengobatan, Liyuan tetap mendampingi suaminya, termasuk saat menjalani lima kali kemoterapi dan perawatan lainnya.

“Orang-orang mengatakan pernikahan kami seperti istana pasir, tetapi mereka tidak tahu bahwa suami saya membimbing saya menuju kedewasaan,” ujarnya dalam sebuah video.

Liyuan juga menegaskan bahwa hubungan mereka dibangun atas dasar cinta, bukan semata-mata karena faktor ekonomi.

Sebelum meninggal dunia, Hou dilaporkan telah memindahkan seluruh asetnya kepada sang istri muda sebagai jaminan masa depan. Namun langkah tersebut menuai penolakan keras dari mantan istri dan anak-anaknya.

Di media sosial, perdebatan pun tak terhindarkan. Sebagian pihak menilai keputusan Hou tidak adil, sementara lainnya menganggap wajar karena Liyuan setia mendampingi di masa sulit.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”
Atas Kerudung, Bawah Warung
Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga
Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik
Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan
Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 01:20 WITA

Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”

Senin, 27 Juli 2026 - 00:22 WITA

Atas Kerudung, Bawah Warung

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45 WITA

Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Atas Kerudung, Bawah Warung

Senin, 27 Jul 2026 - 00:22 WITA