Istri Tolak Beri Uang Sabu, Pria di Polman Nekat Tikam dengan Pisau

Minggu, 11 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penikaman

Ilustrasi penikaman

Zonafaktualnews.com – Seorang pria berinisial MS (42) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulbar, tega menikam istrinya, HU (31).

MS menikam HU dengan menggunakan pisau dapur lantaran tak diberi uang guna membeli sabu-sabu.

Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (10/8/2024) malam di rumah kontrakan mereka di Lingkungan Kandeapi, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Tinambung, Iptu Haspar, mengatakan bahwa pasangan suami istri tersebut awalnya terlibat cekcok mulut yang memanas.

Pelaku meminta uang sebesar Rp 1,4 juta kepada istrinya, yang rencananya akan digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu.

BACA JUGA :  Anak Dipenjara, Orang Tua Dicopot

Namun, korban menolak dengan alasan tidak memiliki uang dan telah memiliki banyak utang.

Penolakan ini membuat MS naik pitam dan akhirnya mengambil pisau dapur untuk menyerang istrinya.

“Saat itu terjadi pertengkaran hebat di antara mereka. Pelaku yang gelap mata langsung menikam korban dengan pisau dapur,” ujar Iptu Haspar dalam keterangannya pada Minggu (11/8/2024).

Akibat penikaman tersebut, HU mengalami luka serius dan harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene untuk mendapatkan perawatan intensif.

BACA JUGA :  Pencabut Nyawa Adhi Aqsha di Bantaeng Dibekuk, Satu Masih DPO

“Korban saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Majene dan akan segera menjalani operasi karena luka tikaman yang cukup parah, bahkan ususnya sampai keluar,” tambah Haspar.

Usai melakukan penganiayaan, MS langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di rumah salah satu kerabatnya di Desa Bonde, Kecamatan Campalagian.

Pelaku diketahui merupakan seorang residivis yang pernah terlibat kasus narkoba sebelumnya.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan di Polres Polman untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga sudah mengetahui bahwa pelaku adalah residivis narkoba,” kata Haspar.

BACA JUGA :  Rutan Kelas II B Balikpapan Diteror dan Diancam Akun Anonim

Kasus ini kembali mengingatkan akan bahaya narkoba yang tidak hanya merusak penggunanya, tetapi juga bisa memicu kekerasan dalam rumah tangga.

Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan segera jika mengetahui adanya tindak kekerasan atau aktivitas terkait narkoba di lingkungan mereka.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Diduga Cabuli 16 Siswa, Oknum Guru SDN 01 Rawa Buntu Tangsel Dibekuk Polisi
Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas
Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Polman Parangi Istri dan Anak Kandung Usia 8 Tahun
Diduga Serang Nama Baik Putri Dakka, dr Resti Ditetapkan Tersangka Polda Sulsel
DJP Serahkan Tersangka Sindikat Faktur Fiktif, Negara Dirugikan Rp170 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:34 WITA

Diduga Cabuli 16 Siswa, Oknum Guru SDN 01 Rawa Buntu Tangsel Dibekuk Polisi

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:17 WITA

Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:11 WITA

Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon

Berita Terbaru