Geger, Warga Temukan Mayat Pria Membusuk di Rumah Kosong

Minggu, 23 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mayat ditemukan dan diidentifikasi polisi

Ilustrasi mayat ditemukan dan diidentifikasi polisi

Zonafaktualnews.com – Geger, mayat pria membusuk ditemukan oleh Warga Kecamatan Sangalla, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel

Penemuan mayat tersebut setelah warga mencium bau busuk dari dalam rumah kosong

Kapolsek Sangalla, Iptu Daniel mengatakan, berdasarkan laporan, mayat yang sudah diidentifikasi itu namanya Yulius Ruru Sulle usia 48 tahun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah diidentifikasi namanya Yulius Ruru Sulle (48)” kata Kapolsek Sangalla, Iptu Daniel kepada wartawan, Minggu (23/4/2023).

BACA JUGA :  Bunker Narkoba di Kampus Ternama Makassar Diungkap Polisi

Mayat laki-laki tersebut ditemukan seorang warga di rumah kosong di Desa Bulean Masa’bu, Kecamatan Sangalla, Tana Toraja, Minggu (23/4/2023) pukul 11.00 Wita

Daniel mengatakan, awalnya warga yang berjalan di dekat rumah kosong tersebut mencium bau busuk yang mencurigakan.

Setelah diperiksa, warga menemukan mayat laki-laki yang tergeletak dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

BACA JUGA :  Skenario Bunuh Diri Terkuak, Istri Selingkuh Habisi Nyawa Suami Polisi

“Waktu lewat warga mencium bau, jadi karena curiga warga masuk rumah dan menemukan mayat pria yang sudah tergeletak,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan kata Daniel, tim Inafis Polres Tana Toraja tidak menemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Kemudian mayat tersebut sudah meninggal selama 4 hari.

“Diperkirakan sudah 4 hari karena sudah berbau dan membengkak. Kami juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan apapun,” terangnya

BACA JUGA :  Heboh, Anak Tak Sekolah, Istri Polisi Ngadu ke Kapolri

Daniel menduga korban tewas dikarenakan menderita sakit keras. Mayat tersebut pun sudah diserahkan ke pihak keluarga, dikarenakan keluarga menolak untuk dilakukan autopsi lebih lanjut.

“Kami menduga kalau korban tewas karena sakit. Pihak keluarga juga mengatakan demikian, sehingga kami sudah serahkan ke keluarga, karena mereka juga menolak untuk otopsi,” pungkasnya

 

Editor : Tika

Berita Terkait

Pesawat ATR 42-500 Diperkirakan Hilang Kontak di Sekitar Leang-leang Maros
Ayah Pemenang Hak Asuh di Takalar Banting Bayi dan Hajar Mantan Istri
Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG
Pemuda di Maros Dikeroyok Polisi Usai Bakar Petasan hingga Dipaksa Minum Miras
Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit
Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sumatera Terus Bertambah Jadi 659 Orang
Bencana Banjir Sibolga Menelan Korban Jiwa, Evakuasi Terus Dilakukan
Bus Rombongan Jemaah Umrah dari Wonomulyo Polman Terjungkal di Pangkep

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:45 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diperkirakan Hilang Kontak di Sekitar Leang-leang Maros

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:10 WITA

Ayah Pemenang Hak Asuh di Takalar Banting Bayi dan Hajar Mantan Istri

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:11 WITA

Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:05 WITA

Pemuda di Maros Dikeroyok Polisi Usai Bakar Petasan hingga Dipaksa Minum Miras

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:15 WITA

Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terbaru