Dituding Tunduk pada Pemodal, APH Sinjai Didesak Usut Tambang Ilegal

Selasa, 22 Juli 2025 - 08:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HMI Sinjai saat demo di depan Mapolres Sinjai

HMI Sinjai saat demo di depan Mapolres Sinjai

Zonafaktualnews.com – Tambang ilegal Sinjai kembali memicu gejolak publik. Puluhan massa dari HMI MPO Sinjai menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Sinjai, pada Senin (21/7/2025).

HMI Sinjai menuntut ketegasan aparat hukum dalam memberantas aktivitas pertambangan dan pembangunan pabrik porang yang disebut-sebut tak berizin.

Dalam aksinya, massa menyoroti dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) dalam melindungi proyek-proyek ilegal di Kelurahan Lappa.

HMI mempertanyakan pencabutan garis polisi di lokasi proyek tanpa penjelasan resmi, padahal sebelumnya telah dilakukan penyegelan.

BACA JUGA :  7 Terpidana Pembunuhan Vina Laporkan Saksi Atas Kesaksian Palsu

“Di mana hukum? Garis polisi dicabut, proyek jalan terus, pelanggaran dibiarkan!” tegas Koordinator Lapangan, Supardi, dalam orasinya yang menggema di depan kantor polisi.

Spanduk-spanduk bernada tajam dibentangkan, salah satunya bertuliskan: “Sinjai Darurat Hukum, APH Tunduk di Hadapan Pemodal.” Ungkapan ini mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap integritas penegakan hukum di daerah tersebut.

Situasi sempat memanas saat massa membakar ban dan aparat mencoba memadamkan api. Aksi saling dorong tak terhindarkan, nyaris membuat keadaan tak terkendali.

BACA JUGA :  Institusi Polri Tercoreng! Kapolres Ngada Ditangkap Kasus Narkoba dan Asusila

Dalam tuntutannya, HMI mendesak pihak kepolisian agar segera bertindak tegas terhadap tambang ilegal Sinjai, khususnya di wilayah Sinjai Utara dan Sinjai Timur.

HMI juga menuntut kejelasan hukum terhadap pembangunan pabrik porang yang berdiri tanpa izin resmi.

Jika tuntutan terus diabaikan, massa HMI mengancam akan melaporkan langsung ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

BACA JUGA :  Pengamat ISESS Minta Kapolri Tegur Kapolda Sulsel Terkait Intimidasi Wartawan

“Kalau hukum di Sinjai sudah tidak mampu berdiri tegak, biar Kompolnas yang turun tangan!” tegas Supardi.

Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa ketidakadilan yang dibiarkan bisa memicu perlawanan lebih besar.

Tambang ilegal Sinjai kini bukan lagi sekadar isu lokal, tapi menjadi simbol lemahnya keberpihakan hukum terhadap rakyat.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kalah Lomba Minum Ballo, Dg Tolo Terdampar di Rumah Janda
Pasar Senggol Makassar Bergolak Diserang Geng Motor, Lima Pelaku Dibekuk
Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati
Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan
Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10
Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:46 WITA

Kalah Lomba Minum Ballo, Dg Tolo Terdampar di Rumah Janda

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pasar Senggol Makassar Bergolak Diserang Geng Motor, Lima Pelaku Dibekuk

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:58 WITA

Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:14 WITA

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Kalah Lomba Minum Ballo, Dg Tolo Terdampar di Rumah Janda

Minggu, 16 Agu 2026 - 17:46 WITA