Disnakertrans Tanggapi TKW yang Nangis Ingin Pulang

Sabtu, 1 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot video viral, Dede Aisyah yang mengaku diperlakukan seperti budak, diperjualbelikan di Suriah seharga Rp 180 juta

Screenshot video viral, Dede Aisyah yang mengaku diperlakukan seperti budak, diperjualbelikan di Suriah seharga Rp 180 juta

zonafaktualnews.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang akan menindaklanjuti kasus Dede Aisyah yang viral di media sosial

Dede Aisyah wanita asal Karawang, Jawa Barat itu menangis mengaku ingin pulang ke Tanah Air karena sudah dijebak kerja di Suriah

Ia menyebut jika dirinya menjadi korban perdagangan manusia oleh perusahaan yang memberangkatkan dirinya ke Suriah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas hal tersebut Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang akan menindaklanjuti kasus tersebut

“Sudah (menerima laporan). Kemarin semenjak video itu viral soal TKW atas nama Dede Aisyah, kami langsung mengecek nama itu di Sitkom DLN (Sistem Komputer dalam dan Luar Negeri), namun datanya tidak ada,” ujar Kepala Subkor Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri Ijum Junaedi, Sabtu (1/4/2023)

BACA JUGA :  Kejati Sulsel Cokok Buronan Korupsi Proyek Jalan Jembatan Torut

Ijum mengungkapkan, bahwa Dede merupakan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal atau tidak memiliki prosedur yang berlaku.

Pasalnya, saat Dede menghubungi KBRI tidak mendapatkan respons karena tidak tercatat dalam PMI yang sedang bekerja di luar negeri.

“Dia memang berangkat kesana unprosedural. Makanya dia mengaku sudah menghubungi KBRI tapi tidak ada tindakan, sebetulnya bukan tidak ada tindakan disana mungkin belum ditindak karena berangkatnya unprosedural,” ungkapnya.

Tidak sampai di situ, menurut Ijum, pihak Disnakertrans Karawang pun akhirnya dapat mengetahui bahwa Dede merupakan warga dari Kecamatan Cikampek.

BACA JUGA :  Geger, Pengedar Narkoba Ngaku Dilindungi Polisi

Untuk menindaklanjuti, Disnakertrans juga sudah menyurati Kementrian Tenaga Kerja dan Kementrian Luar Negeri.

“Kami sudah ke kediamannya, ternyata dia warga Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Kami juga telah menyurati Kementerian Tenaga Kerja, dan Kementrian Luar Negeri untuk tindakan lebih lanjut memproses kepulangan Dede Asiyah,” katanya.

“Biasanya kan ada atase Kementrian Tenaga kerja di KBRI, proses kepulangan biasanya memakan waktu satu sampai 3 bulan. Tergantung nanti kan ada negosiasi juga sama majikannya,” sambungnya

Lebih lanjut, Ijum juga mengaku dibuat kerepotan karena perusahaan yang memberangkatkan Dede Asiyah merupakan agen tenaga kerja asal Suriah, sehingga pihaknya sulit meminta pertanggungjawaban pihak agen.

BACA JUGA :  Suami Merantau, Istri Zina dengan Pria Idaman Lain

“Sponsornya (perusahaan) kan dari sana (Suriah) kita juga bingung meminta pertanggungjawaban bagaimana. Tapi yang jelas kita sudah memproses,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, Dede membuat video mengaku menjadi korban perdagangan manusia sambil merintih tangisan.

Dari video yang beredar, Dede mengaku awalnya akan dipekerjakan di Istanbul Turki. Namun, entah apa yang terjadi Dede akhirnya dibawa dan dipekerjakan di Suriah

“Saya Dede Aisyah tolong saya saya mau pulang, perut saya sakit, jadi awalnya saya diiming-imingi kerja di Turkey gaji USD 600, tapi setelah di Istanbul saya dibawa ke Suriah,” petik suara Dede sambil menangis meminta tolong di video viral.

Editor : Isal

Berita Terkait

Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya
Viral, Dua Pria Terekam “Solo Karier” di Tengah Penumpang Bus Transjakarta
Viral! Lagu Sedih Anak Korban Perceraian di Bulukumba, Suara Adiba Bikin Haru
Aktivis-Wartawan Ditangkap di Morowali Bak Teroris: “Jangan Dikasih Begitu Kakakku, Telaso”
Heboh! Jenazah Pemuda di Jember “Hidup Kembali” Saat Prosesi Pemandian
Tak Terima Ditegur Saat Serobot Antrean, Oknum Dosen di Makassar Ludahi Kasir
Ramal Kiamat 25 Desember 2025 Tak Terjadi, Nabi Gadungan Asal Ghana Revisi Ulang
Keterlaluan! Kelurahan Maricaya Baru ‘Paksa’ Nenek yang Sakit Datang Ambil Raskin

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:32 WITA

Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:50 WITA

Viral, Dua Pria Terekam “Solo Karier” di Tengah Penumpang Bus Transjakarta

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:48 WITA

Viral! Lagu Sedih Anak Korban Perceraian di Bulukumba, Suara Adiba Bikin Haru

Senin, 5 Januari 2026 - 16:10 WITA

Aktivis-Wartawan Ditangkap di Morowali Bak Teroris: “Jangan Dikasih Begitu Kakakku, Telaso”

Senin, 5 Januari 2026 - 10:35 WITA

Heboh! Jenazah Pemuda di Jember “Hidup Kembali” Saat Prosesi Pemandian

Berita Terbaru