Ramal Kiamat 25 Desember 2025 Tak Terjadi, Nabi Gadungan Asal Ghana Revisi Ulang

Jumat, 26 Desember 2025 - 00:34 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ramal Kiamat 25 Desember 2025 Tak Terjadi, Nabi Gadungan Asal Ghana Revisi Ulang

Tangkapan layar video nabi gadungan asal Ghana, Ebo Noah, saat memproklamirkan kiamat pada 25 Desember 2025 dan mengajak para pengikutnya untuk bersiap serta menuju bahtera yang diklaim sebagai sarana keselamatan. (Foto kolase).

Zonafaktualnews.com – Ramalan kiamat yang digaungkan oleh seorang nabi gadungan asal Ghana akhirnya gugur oleh waktu.

Kiamat yang diklaim akan terjadi pada 25 Desember 2025 tak kunjung datang.

Alih-alih meminta maaf, sang nabi gadungan justru kembali muncul dengan narasi baru yakni kiamat disebut “ditunda oleh Tuhan.”

Nabi gadungan tersebut dikenal di media sosial dengan nama Ebo Jesus atau Ebo Noah, pria berusia 30 tahun yang dalam beberapa bulan terakhir viral karena mengaku menerima wahyu ilahi tentang banjir global dahsyat.

Ebo menyebut hujan akan turun tanpa henti selama tiga tahun dan menenggelamkan dunia, mirip kisah Banjir Besar dalam Alkitab.

“Aku telah diberi penglihatan tentang apa yang akan terjadi. Tuhan menunjukkan semuanya,” ujar Ebo Noah dalam salah satu videonya yang viral di media sosial.

Untuk memperkuat klaimnya, nabi gadungan tersebut membangun sebuah bahtera kayu yang disebut sebagai perintah langsung dari Tuhan.

Proyek itu dipamerkan melalui video di TikTok, YouTube, dan Instagram, dan berhasil menarik jutaan penonton, antara percaya, heran, hingga mencibir.

Bahtera yang dibangun sang nabi gadungan justru menuai kritik. Ukurannya dinilai jauh dari gambaran Bahtera Nuh dalam Kitab Kejadian yang panjangnya lebih dari 500 kaki.

Selain itu, bangunan tersebut tidak dilengkapi mesin, sistem navigasi, maupun struktur yang memadai untuk menghadapi banjir besar.

“Ini lebih terlihat seperti properti konten daripada sarana keselamatan,” tulis seorang netizen.

Ramalan Gagal, Narasi Direvisi Ulang

Usai tanggal 25 Desember 2025 berlalu tanpa kejadian apa pun, nabi gadungan asal Ghana itu kembali mengunggah video terbaru.

Dalam rekaman tersebut, ia mengakui bahwa bencana yang diramalkannya belum terjadi, dengan alasan adanya keputusan baru dari Tuhan.

“Tuhan memberi umat manusia waktu tambahan,” kata Ebo Noah.

“Aku diperintahkan untuk memperluas bahtera agar lebih banyak orang bisa diselamatkan,” tambahnya.

Pernyataan tersebut langsung memicu perdebatan luas. Banyak warganet menilainya sebagai bentuk revisi sepihak atas ramalan yang gagal, sementara sebagian lain menyoroti bahaya klaim keagamaan palsu yang disebarkan melalui media sosial.

Tetap Punya Pengikut

Meski dicap sebagai nabi gadungan, Ebo Noah masih memiliki pengikut setia. Bahkan sebelumnya sempat beredar kabar bahwa sejumlah orang mendatangi lokasi bahtera di Ghana setelah ia mengklaim hanya mereka yang berada di dalamnya yang akan selamat dari kiamat.

Meski begitu, kritik terus mengalir. Banyak pihak menilai tindakan nabi gadungan tersebut justru berpotensi menyesatkan dan mengeksploitasi kepercayaan publik.

Hingga kini, tak ada bukti ilmiah atau peringatan resmi yang mendukung klaim Ebo Noah.

Yang tersisa hanyalah fakta bahwa ramalan kiamat gagal, sementara cerita sang nabi gadungan terus berubah.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Binance Kena Hack Rp114 Triliun, Laptop Karyawan Jadi Celah Masuk Hacker
Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA