Diplomasi Gagal! Presiden Jerman Kecam Trump atas Sikapnya terhadap Zelenskyy

Minggu, 2 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier (Ist)

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier (Ist)

Zonafaktualnews.com – Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengecam sikap keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang terlibat kejadian sengit dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih, Jumat (28/2/2025).

Insiden tersebut dianggap sebagai pukulan telak bagi hubungan persahabatan antara negara-negara Barat, terutama di tengah ketegangan geopolitik yang terus memanas akibat perang di Ukraina.

Dalam wawancara dengan Kantor Berita Jerman DPA sebelum bertolak ke Uruguay pada Sabtu (1/3/2025), Steinmeier mengaku terkejut dengan apa yang terjadi di Gedung Putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai tindakan Trump terhadap Zelensky tidak hanya menyatakan Ukraina sebagai negara yang sedang berjuang mempertahankan keselamatannya, tetapi juga merusak solidaritas global dalam menghadapi agresi Rusia.

BACA JUGA :  Turki Geram! Erdogan Ancam Israel Bayar Mahal Jika Gaza Kembali Berdarah

“Saya tak akan pernah percaya bahwa suatu hari nanti kita harus melindungi Ukraina dari Amerika Serikat,” ujar Steinmeier dengan nada kecewa.

Lebih lanjut, Steinmeier menegaskan bahwa tindakan Trump mencederai prinsip diplomasi yang seharusnya mengutamakan dialog dan kerja sama.

Ia menilai bahwa cara Trump memperlakukan Zelenskyy di hadapan publik internasional merupakan bentuk pemahaman yang tidak dapat diterima.

“Diplomasi gagal ketika lawan bicara dihina di hadapan seluruh dunia. Ini bukan cara pemimpin negara besar melakukan penipuan, terutama dalam situasi perang yang membutuhkan solidaritas,” tegasnya.

BACA JUGA :  Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran

Presiden Jerman juga menyoroti pentingnya peran Eropa dalam menghadapi situasi ini.

Menurutnya, negara-negara Eropa tidak boleh lengah dan harus semakin memperkuat komitmen mereka untuk mendukung Ukraina, terlepas dari sikap Trump yang tidak lagi menunjukkan kepemimpinan global seperti yang diharapkan banyak pihak.

“Eropa akan tetap berpegang teguh pada kebebasan, demokrasi, dan keadilan. Kita harus mencegah Ukraina dipaksa menerima penyerahan dirinya. Oleh karena itu, negara kita harus memiliki pemerintahan yang kuat dan kebijakan luar negeri yang berprinsip,” kata Steinmeier.

BACA JUGA :  Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Pernyataan Steinmeier ini menunjukkan semakin besarnya kekhawatiran negara-negara Eropa terhadap arah kebijakan luar negeri AS di bawah kepemimpinan Trump.

Banyak yang menilai bahwa perubahan sikap Washington dapat menyelamatkan situasi di Ukraina dan mengancam stabilitas keamanan global.

Sementara itu, Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait kecaman dari Presiden Jerman tersebut.

Namun, panasnya hubungan Trump dan Zelensky telah menjadi sorotan media internasional dan memicu spekulasi tentang masa depan hubungan AS dengan sekutunya di Eropa.

 

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya
Makassar “Kiamat” Air Bersih, Gelombang Seruan Lengser Goyang Kursi Wali Kota
Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang
Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek
Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi
Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?
Lansia di Mamuju Minta Polisi Stop Kasus Hukum Usai Dianiaya Anak Pecandu Judi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:27 WITA

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya

Senin, 1 Juni 2026 - 03:02 WITA

Makassar “Kiamat” Air Bersih, Gelombang Seruan Lengser Goyang Kursi Wali Kota

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:44 WITA

Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:39 WITA

Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:33 WITA

Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi

Berita Terbaru