Debat Soal Ilmu Kebal, Paman Gorok Leher Keponakan

Minggu, 25 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kasus pembunuhan

Ilustrasi kasus pembunuhan

Zonafaktualnews.com – Irfan Salam (25) berakhir wasalam usai digorok pamannya sendiri, Jumadri (35) di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Korban tewas dengan luka tikaman dan sayatan di leher. Motif pembunuhan dipicu soal perdebatan ilmu kebal.

Kasatreskrim Polres Lombok Utara AKP I Made Sukadana mengatakan pelaku dan korban sempat berdebat tentang ilmu kebal.

Hal tersebut menjadi topik pembicaraan keduanya karena pernah menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

“Pelaku dan korban ini eks TKI. Sempat cerita pengalaman di Malaysia saat petik buah sawit. Ada lah pembicaraan siapa yang kuat-kuatan di situ,” ujar Sukadana, Sabtu (24/6/2023) malam.

Perdebatan antara paman dan keponakan itu semakin memanas karena keduanya dalam kondisi mabuk. Keduanya pun saling tantang untuk berkelahi.

BACA JUGA :  Polisi Porak-porandakan dan Bakar Arena Sabung Ayam

“Mereka sama-sama bercerita tentang pengalaman di Malaysia dan Kalimantan, siapa sih yang pemberani. Jadi adu kekuatan seperti itu. Akhirnya saling tantang,” katanya.

Menurut Sukadana, saat itu Jumadri tersinggung dan naik pitam saat berdebat dengan keponakannya itu.

Tanpa basa-basi, Jumadri pulang ke rumah dan mengambil sebilah celurit lalu menyerang korban hingga jatuh bersimbah darah.

BACA JUGA :  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Diperiksa KPK

“Sebelum kejadian itu, korban mau pulang. Tapi dikejar oleh pelaku dan ditebas di jalan,” ujar Sukadana.

 

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Diduga Cabuli 16 Siswa, Oknum Guru SDN 01 Rawa Buntu Tangsel Dibekuk Polisi
Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas
Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Polman Parangi Istri dan Anak Kandung Usia 8 Tahun
Diduga Serang Nama Baik Putri Dakka, dr Resti Ditetapkan Tersangka Polda Sulsel
DJP Serahkan Tersangka Sindikat Faktur Fiktif, Negara Dirugikan Rp170 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:34 WITA

Diduga Cabuli 16 Siswa, Oknum Guru SDN 01 Rawa Buntu Tangsel Dibekuk Polisi

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:17 WITA

Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:11 WITA

Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon

Berita Terbaru