Begini Akhir Penyelidikan Polisi Soal Siswa SMP Athirah Makassar

Jumat, 2 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib saat konferensi pers bersama awak media

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib saat konferensi pers bersama awak media

Zonafaktualnews.com – Polisi sudah melakukan serangkaian penyelidikan terkait soal kematian siswa SMP Athirah Makassar.

Korban bernama Basman Nafa Yaskura dinyatakan meninggal bunuh diri. Dan diketahui ia melompat dari lantai 8 sekolahnya.

“Kami menyimpulkan bahwa pada korban ini tidak ditemukan adanya unsur kekerasan, sebelum ditemukan tergeletak di lantai,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib kepada media, Jumat, 2 Juni 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban pertama kali ditemukan tergeletak di halaman sekolah SMP Athirah pada 24 Mei 2023 sekitar 09.40 Wita.

Polisi kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan model A dan dilakukan proses penyelidikan.

Dalam kasus ini, penyidik memeriksa 24 orang saksi yang terdiri dari rekan sekolah, guru, tukang bersih dan grab.

Kemudian ada CCTV sekolah dan juga rekaman CCTV tambahan dari tempat sekitar sekolah.

BACA JUGA :  Pemilik Pete-pete di Makassar Resmi Polisikan Oknum Pemeras Sopir

Korban terlihat datang ke sekolah pukul 08.25 Wita dalam keadaan sehat dan masuk lift di lantai 1 ke lantai 8.

Dua orang siswa sempat melihat korban berada di lantai 8 dan naik ke atap menggunakan tangga.

“Dari hasil pemeriksaan juga diketahui korban ini sudah beberapa kali telah berada di atap lantai 8,” ucap Ngajib.

Tak lama berselang, sekitar pukul  09.40 wita, korban diduga melakukan bunuh diri dengan melompat dari atap lantai 8 hingga jatuh di lapangan.

Tepat pukul 09:42:47 Wita dalam CCTV, Korban tergeletak tepat di antara lapangan bola volly dan bulutangkis.

“Sehingga kami menyimpulkan bahwa berdasarkan keterangan saksi sesuai hasil rekaman cctv dan juga jejak digital dari handphone, korban ini bunuh diri,” ungkapnya

Dari hasil rekaman CCTV di tempat lain juga sempat terekam ada bayangan yang terjatuh dari lantai 8 SMP Athirah. Diduga adalah korban.

BACA JUGA :  Polisi Kejar Geng Motor Pengeroyok Selebgram di Jalan Sudirman Makassar

“CCTV dari hotel merekam ada bayangan sempat berjalan melewati tandom air dan samping AC sebelum jatuh,” jelasnya.

Ngajib menegaskan penyidik profesional dan transparan dalam mengusut kasus tersebut. Mereka tidak mendapat tendensi dari pihak manapun.

Polisi juga sudah menyampaikan hasil penyelidikan ini ke keluarga dan mereka menyatakan sudah ikhlas.

“Perlu kami tekankan proses penyelidikan ini dilakukan secara transparan. Terakhir tadi kita sampaikan ke orangtua dan pengacara, sudah sampaikan hasilnya begini dan dari pihak keluarga menerima hasil penyelidikan,” pungkasnya

Sementara itu hasil visum Dokter Forensik Polda Sulsel Denny Matius mengatakan ada sejumlah luka ditemukan di tubuh korban. Luka ini akibat benda tumpul.

Korban sendiri sempat dibawa ke rumah sakit Bhayangkara usai dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA :  Jaringan Internasional Terendus, Polrestabes Makassar Tangkap Tiga Pengedar Sabu

Dokter forensik kemudian melakukan pemeriksaan luar sekitar tiga jam.

“Kami melakukan pemeriksaan luar kurang lebih tiga jam. Hasilnya, ada beberapa luka di beberapa titik yg diakibatkan oleh benda tumpul, ” kata Denny.

Dari hasil pemeriksaan dokter forensik ditambah CT Scan dan foto rontgen diketahui korban mengalami patah tulang di sejumlah bagian tubuh.

“Luka ini karena benturan sangat keras dan sangat kuat sehingga menimbulkan luka memar, luka geser di beberapa titik dan patah tulang,” jelasnya.

Korban mengalami patah tulang bagian panggul kiri, paha kiri, lengan kiri dan lengan kanan secara tertutup dan terbuka.

Kemudian, dari hasil CT Scan juga dinyatakan tulang ekor korban patah.

Kendati demikian, dokter forensik memastikan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban sebelum meninggal.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

TPA Disanksi, Mengapa Beban Pengolahan Sampah Ditimpuk ke Warga Makassar?
Video Maaf Ombas Bikin Netizen Ngakak: “Goyangan Kepalanya Itu Lho”
Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar
Loket Check In Molor, Penumpang Keluhkan Pelayanan Pelabuhan Makassar
Minim Pemeliharaan, Pipa PDAM Makassar Blokade Jalur Nelayan Jongayya
ACW Minta Kejari Usut Total Jalan Beton Parepare 2025, Jangan Pilih-Pilih
Kanal Batua Raya Makin “Brewok” Eceng Gondok, Warga Desak BBWS Bertindak
Kebijakan Pilah Sampah di Makassar Dinilai Sisakan Celah Kesiapan Sistem

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:02 WITA

TPA Disanksi, Mengapa Beban Pengolahan Sampah Ditimpuk ke Warga Makassar?

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:40 WITA

Loket Check In Molor, Penumpang Keluhkan Pelayanan Pelabuhan Makassar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:30 WITA

Minim Pemeliharaan, Pipa PDAM Makassar Blokade Jalur Nelayan Jongayya

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:28 WITA

ACW Minta Kejari Usut Total Jalan Beton Parepare 2025, Jangan Pilih-Pilih

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Hilang Saat Mabuk, Dg Unyu Ikut Tim SAR Cari Diri Sendiri

Rabu, 5 Agu 2026 - 13:21 WITA