Bansos Digital Mulai Diuji Coba di Banyuwangi, Mensos Sebut Bisa Hemat Rp 14 T

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – Bansos Digital

Foto ilustrasi – Bansos Digital

Zonafaktualnews.com – Pemerintah melalui Kementerian Sosial akan memulai uji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) berbasis digital di Kabupaten Banyuwangi pada September 2025.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan, inisiatif ini menjadi proyek percontohan nasional untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi penyaluran bansos.

Menurut Gus Ipul, sistem digital memungkinkan penentuan penerima bansos secara otomatis berdasarkan data, menggantikan metode manual yang rentan kesalahan.

“Dengan digitalisasi, penyaluran lebih akurat dan transparan. Uang negara bisa lebih hemat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Gus Ipul menambahkan, potensi penghematan anggaran negara bisa mencapai Rp 14 triliun per tahun jika sistem ini dijalankan penuh.

Dalam mekanisme baru ini, masyarakat dapat mendaftar sendiri melalui Portal Perlindungan Sosial Nasional menggunakan Identitas Kependudukan Digital.

BACA JUGA :  Anggota Komisi VIII DPR RI Tolak Usulan Bansos Pelaku Judi Online

Bagi warga yang belum memiliki ponsel, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) akan membantu perekaman data biometrik untuk memastikan mereka tetap terdaftar.

Gus Ipul juga menyoroti meningkatnya kesadaran masyarakat. Banyak warga yang secara sukarela menolak menerima bansos karena merasa sudah mampu.

Menurutnya, hal ini menjadi bukti partisipasi masyarakat dalam program digitalisasi bansos.

BACA JUGA :  CCW Desak Kejati Sulsel Usut Dugaan Manipulasi Anggaran Bansos di Dinkes Gowa

Uji coba di Banyuwangi ini diharapkan menjadi acuan sebelum program diperluas secara nasional.

Pemerintah optimistis integrasi data dan otomatisasi dapat membuat penyaluran bansos lebih cepat, tepat sasaran, dan efisien.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru