Anggota Ormas di Jambi Habisi Nyawa Polisi dengan Barbel

Senin, 26 Mei 2025 - 01:14 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Anggota Ormas di Jambi Habisi Nyawa Polisi dengan Barbel

Foto ilustrasi – Garis polisi

Zonafaktualnews.com – Seorang anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jambi tega menghabisi nyawa anggota Polres Muaro Jambi, Aipda Hendra M. Utama, hanya karena persoalan utang Rp150 ribu.

Tragedi berdarah ini terjadi di rumah korban, yang berlokasi di Perumahan Griya Golf Garde, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai Nopri Ardi, ditangkap tim Satreskrim Polresta Jambi di kawasan wisata Jambi Paradise, Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi.

Meski telah diamankan, pihak kepolisian belum mengungkapkan secara terbuka afiliasi ormas yang menaungi pelaku.

BACA JUGA :  Cemburu Buta, Oknum Polisi Bunuh Dosen Cantik di Jambi Lalu Kabur Pakai Wig

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pelaku gelap mata setelah berkali-kali ditagih utang oleh korban.

Emosi memuncak dan berujung pada tindakan keji, Nopri memukul Aipda Hendra menggunakan barbel seberat dua kilogram di ruang tamu rumah korban.

“Motifnya karena pelaku merasa malu dan marah terus ditagih utang sebesar Rp150 ribu. Dari situ pelaku nekat menganiaya korban hingga meninggal dunia,” jelas Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Hendra Wijaya Manurung, Minggu (25/5/2025).

BACA JUGA :  Janda Tiga Anak Diperkosa, Ketagihan, Kuli Bangunan Nambah Lagi

Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Minggu, 18 Mei 2025. Korban dipukul secara brutal di bagian kepala hingga tak sadarkan diri dan bersimbah darah.

Ironisnya, jasad Aipda Hendra baru ditemukan dua hari kemudian oleh seorang kurir paket yang curiga karena tak mendapat respons dari rumah korban.

Warga yang menerima laporan dari kurir langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Tim forensik melakukan empat kali olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian.

BACA JUGA :  Mama Muda Penikmat "Lato-lato" Lapor Polisi, Ngaku Digenjot 8 Anak

Hasilnya menunjukkan korban tewas akibat benturan keras benda tumpul di kepala.

Penelusuran mendalam menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI) akhirnya mengarahkan polisi kepada pelaku yang ternyata merupakan kenalan dekat korban sendiri.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam tindakan sadis tersebut.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia