Andi Fatmasari Catut Nama Sahroni, Owner Citra Insani Desak Klarifikasi Kasus AKPOL

Selasa, 15 Oktober 2024 - 19:06 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Andi Fatmasari Catut Nama Sahroni, Owner Citra Insani Desak Klarifikasi Kasus AKPOL

Foto Kolase : Owner Citra Insani (Kiri), Ahmad Sahroni (Tengah), Andi Fatmasari Rahman (Kanan)

Zonafaktualnews.com – Citra Insani, pemilik klinik kecantikan dan  travel Insani Alraf Al Kubaisy yang bermukim di Mekah, Arab Saudi, mengeluarkan pernyataan terbuka terkait dugaan keterlibatan aktivis anti-korupsi Andi Fatmasari Rahman (AFR) dalam kasus penipuan

Dalam video yang diunggah di TikTok, Citra dengan berat hati meminta klarifikasi dari Ahmad Sahroni, anggota DPR RI Komisi III dari Partai Nasdem, terkait dugaan keterlibatannya dalam aksi penipuan yang dilakukan oleh AFR.

“Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Saya Citra Insani warga negara Indonesia yang tinggal di tanah suci kota Mekah, sehubungan dengan maraknya dan merebaknya kasus hukum yang sedang saya dan keluarga saya upayakan keadilan,” ujarnya dalam video tersebut, yang diunggah pada Selasa (15/10/2024).

Citra mengungkapkan bahwa dalam kasus penipuan yang dialami oleh ibunya, AFR sering kali menyebut nama Ahmad Sahroni untuk meyakinkan korban.

BACA JUGA :  SEKAT-RI Kecam Upaya Damai Kasus Sodomi Anak di Makassar

Modus yang dilakukan oleh AFR antara lain adalah mengklaim memiliki akses khusus ke Sahroni, yang konon dapat memuluskan berbagai urusan, termasuk menjanjikan agar anak Citra, Gonzalo, bisa diterima di Akademi Kepolisian (AKPOL).

“Ibu saya selalu diyakinkan oleh Andi Fatmasari bahwa segala urusan, termasuk membawa anak saya ke Jakarta dan menjanjikan pertemuan dengan Kapolri, adalah berkat akses dari bapak Sahroni,” kata Citra dalam videonya.

Citra menegaskan bahwa nama besar Sahroni terus disebut-sebut oleh AFR dalam upayanya melakukan penipuan, yang akhirnya membuat keluarga korban yakin bahwa janji-janji tersebut bisa diwujudkan.

Namun, setelah semua janji itu tak terbukti dan uang yang telah diserahkan tidak kunjung dikembalikan, Citra pun melaporkan AFR ke Polrestabes Makassar pada 4 September 2024. Laporan itu tercatat dengan nomor: LP/B/1642/IX/2024/SPKT/Polrestabes Makassar/Polda Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Babak Baru Perseteruan AAS Building, Wawan Nur Rewa Diperiksa Sebagai Saksi
Andi Fatmasari Catut Nama Sahroni, Owner Citra Insani Desak Klarifikasi Kasus AKPOL
Foto Kolase : Andi Fatmasari Rahman

Dalam laporan tersebut, AFR dijerat dengan Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan perbuatan curang, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Melalui video TikTok tersebut, Citra berharap Sahroni dapat memberikan klarifikasi resmi mengenai dugaan keterlibatannya dalam proses penipuan yang diklaim oleh tersangka, serta untuk membersihkan nama besar Sahroni di hadapan masyarakat.

“VT (Video TikTok) ini saya buat untuk meminta klarifikasi dari bapak terkait adanya keterlibatan bapak dalam proses penipuan yang diklaim oleh tersangka, juga untuk membersihkan nama besar bapak di hadapan banyak masyarakat,” ungkap Citra.

BACA JUGA :  Warganet Sebut Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya Biang Kerok Demo di DPR

Sebelumnya, Andi Fatmasari Rahman telah ditangkap oleh Polrestabes Makassar pada 29 September 2024.

AFR diduga melakukan penipuan dengan janji penerimaan masuk AKPOL yang melibatkan uang miliaran rupiah.

Setelah ditangkap, AFR sempat menawarkan perdamaian dengan mengembalikan Rp 1 miliar. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh Citra karena dianggap tidak sebanding dengan kerugian yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 4,9 miliar hingga Rp 5,5 miliar.

Kasus ini terus menjadi perhatian publik, terlebih dengan adanya klarifikasi yang diminta oleh Citra melalui media sosial terkait nama besar politisi DPR RI seperti Syahroni.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri
Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap
Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon
Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau
dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 01:30 WITA

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 26 September 2026 - 03:06 WITA

Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri

Jumat, 25 September 2026 - 19:00 WITA

Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WITA

Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon

Jumat, 18 September 2026 - 08:49 WITA

Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau

Berita Terbaru