Terseret Korupsi, Capres 02 Prabowo Subianto Dilaporkan ke KPK

Selasa, 13 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terseret Korupsi, Capres 02 Prabowo Subianto Dilaporkan ke KPK

Terseret Korupsi, Capres 02 Prabowo Subianto Dilaporkan ke KPK

Zonafaktualnews.com – Capres 02, Prabowo Subianto dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi.

Prabowo Subianto dilaporkan oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Keamanan.

Adapun pelaporan tersebut yakni dugaan korupsi terkait pengadaan 12 pesawat tempur Mirage 2000-5 dari Qatar di Kemenhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan itu berupa penerimaan suap atau gratifikasi (kickback) oleh penyelenggara negara di Kemenhan, yang tidak diperinci siapa identitasnya.

Salah satu anggota koalisi masyarakat sipil sekaligus Koordinator Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI) Julius Ibrani mengatakan telah mengumpulkan dokumentasi dan bukti.

BACA JUGA :  Prabowo Mulai “Reset Total” Sektor Tambang dari Permainan Makelar

Dokumentasi tersebut berupa bukti yang dinilai cukup untuk diserahkan ke KPK guna penelusuran lebih lanjut.

“KPK yang lebih berwenang untuk menelusuri lebih lanjut. KPK yang lebih berwenang untuk menentukan apakah pembelian Mirage ini masuk dalam kategori tipikor atau tidak,” kata Julius di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (13/2/2024).

Adapun pelaporan yang dilakukan hari ini salah satunya didorong oleh pemberitaan suatu portal news aggregator beberapa hari lalu, mengenai penyelidikan dugaan penerimaan suap/gratifikasi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto pada pengadaan 12 pesawat Mirage dari Qatar.

BACA JUGA :  Kasus Jet Pribadi Kaesang Pangarep, Pakar Hukum UI: Putusan KPK Menyesatkan

Koalisi masyarakat sipil lalu menilai perlunya KPK menelusuri dugaan tersebut lantaran terbatasnya kemampuan masyarakat untuk menelusuri dugaan dimaksud.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII) Danang Widoyoko menyampaikan bahwa KPK tidak bisa menunggu terlalu lama untuk memulai pengusutan terhadap kasus yang mencuat dari luar negeri itu.

Danang mendorong agar KPK proaktif bekerja sama dengan penegak hukum dari Uni Eropa, yakni The Group of States Against Corruption (GRECO), yang disebut sudah memulai penyelidikan terhadap kasus Mirage tersebut.

BACA JUGA :  PDIP Bayangkan Ganjar dan Anies Bersatu di Pilpres 2024

Menurutnya, penyelidikan perlu dilakukan kendati pembelian 12 pesawat tempur dari Qatar itu sudah dibatalkan oleh Kemenhan.

“Apapun itu tapi indikasi awal terjadi tipikor dan dugaan penyuapan mestinya ini harus menjadi perhatian bagi KPK untuk memulai penyelidikan,” pungkasnya

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Diduga Cabuli 16 Siswa, Oknum Guru SDN 01 Rawa Buntu Tangsel Dibekuk Polisi
Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas
Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Polman Parangi Istri dan Anak Kandung Usia 8 Tahun
Diduga Serang Nama Baik Putri Dakka, dr Resti Ditetapkan Tersangka Polda Sulsel
DJP Serahkan Tersangka Sindikat Faktur Fiktif, Negara Dirugikan Rp170 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:34 WITA

Diduga Cabuli 16 Siswa, Oknum Guru SDN 01 Rawa Buntu Tangsel Dibekuk Polisi

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:17 WITA

Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:11 WITA

Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon

Berita Terbaru