Sakit Hati Dibilangi Tolol, Kuli Bangunan Habisi Nyawa Dosen UIN

Minggu, 27 Agustus 2023 - 13:56 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Sakit Hati Dibilangi Tolol, Kuli Bangunan Habisi Nyawa Dosen UIN

Foto Kolase : Korban Dosen UIN bernama Wahyu Dian Sulviani (Kiri) dan Pelaku adalah Dwi Feriyanto (Kanan)

Zonafaktualnews.com – Sakit hati dibilangi tolol, kuli bangunan habisi nyawa dosen UIN Solo, Wahyu Dian Silviani (34).

Pelaku adalah Dwi Feriyanto (23), seorang kuli bangunan yang bekerja di rumah korban di Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit mengatakan pelaku adalah kuli bangunan yang bekerja merenovasi rumah korban.

Menurut pengakuan pelaku, dia tega menghabisi nyawa sang dosen lantaran merasa sakit hati karena sering dikata-katain.

“Motifnya sakit hati, lalu membunuh korban dan juga mengambil HP dan uang korban,” kata AKBP Sigit, Jumat (25/8/2023).

“Sering dikata-katain oleh korban, dibilangi tolol, dan bodoh” tambahnya

Berdasarkan kata inilah, pelaku lantas tak terima dan merencanakan untuk menghabisi korban.

BACA JUGA :  Sadis! Satu Keluarga Sahroni Dibantai di Indramayu, Mayat Dikubur dalam Rumah

“Sehabis kerja pelaku timbul niat membunuh. Senin (21/8.2023) malam dia masuk ke rumah korban tempat dia tidur, lewat belakang,” ungkapnya

Pelaku kemudian menusuk korban satu kali dan menyabet korban tiga kali dengan pisau.

“Korban sempat mau merebut pisau, tapi gagal. “Setelah meninggal, dia tutup pakai kasur,” ujarnya.

Sigit menambahkan berdasarkan hasil otopsi pihak medis, terdapat luka lebam di paha kanan dan tidak ada kekerasan seksual.

Lalu, ada luka tusuk di dada kanan, di atas payudara dan di atasnya. Selain itu, terdapat sayatan di samping ketiak kanan.

Kemudia, lengan sebelah kiri bagian dalam terdapat luka terbuka, luka bacok dari pelipis sampai pipi kanan sekitar 10 cm, bibir kanan terdapat luka tusuk, luka terbuka hidung atas.

BACA JUGA :  Pencabut Nyawa Tukang Gojek Dipincangi Polisi

Pelipis kiri terdapat luka sayat, alis kanan ada sayatan, kepala kiri belakang ada bekas sayatan sekitar 5 sayatan. Serta kepala belakang sebelah kanan terdapat benjolan.

“Korban dibunuh di ruang tengah di rumah temannya (rumah kosong milik tetangga yang jadi tempat tinggal sementara korban, Red). Jadi bukan di rumah korban. Karena rumah korban sedang direnovasi,” ujarnya.

Pelaku Dwi Feriyanto kata Sigit ditangkap di rumahnya pada Jumat (25/8/2023) pukul 02.00 WIB

Hasil pengungkapan kasus, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti antara lain sebuah pisau yang sebelumnya dibuang di Sungai Blimbing Gatak yang ditemukan bantuan dari Tim SAR,

BACA JUGA :  Tersulut Emosi, Warga Hancurkan Rumah Pelaku Pembunuhan Bocah 11 Tahun

Lalu kasur dan selimut ada bercak darah, laptop, abu bekas pakaian pelaku yang dibakar untuk menghilangkan jejak, handphone milik korban, sandal jepit, bantal bercak darah, dan sepeda motor milik pelaku.

Atas perbuatan tersebut pelaku terancam pasal Pasal 340 KUH Pidana atau Pasal 338 KUH Pidana atau Pasal 339 KUH Pidana atau Pasal 365 ayat (3) KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal Hukuman Mati.

 

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Anak Disekap, Istri Ditikam 27 Kali, Suami di Gowa Bakar Diri Sendiri
Mahasiswa di Makassar Tewas Dibusur Usai Diserang Komplotan Geng Motor
Diduga Bunuh Diri, Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Terlilit Kain Sarung
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es
2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga
Pasar Senggol Makassar Bergolak Diserang Geng Motor, Lima Pelaku Dibekuk

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Anak Disekap, Istri Ditikam 27 Kali, Suami di Gowa Bakar Diri Sendiri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:19 WITA

Mahasiswa di Makassar Tewas Dibusur Usai Diserang Komplotan Geng Motor

Rabu, 23 September 2026 - 02:20 WITA

Diduga Bunuh Diri, Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Terlilit Kain Sarung

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Berita Terbaru