Saham Tesla Merosot, Kekayaan Elon Musk Lenyap Ratusan Miliar Dolar

Rabu, 12 Februari 2025 - 01:08 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Saham Tesla Merosot, Kekayaan Elon Musk Lenyap Ratusan Miliar Dolar

Elon Musk (Ist)

Zonafaktualnews.com – Elon Musk kembali mengalami pukulan finansial setelah kekayaannya menyusut drastis akibat anjloknya saham Tesla.

Nilai kekayaan bersihnya kini jatuh di bawah US$400 miliar, menandai salah satu periode terburuk bagi miliarder tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Dilansir Bloomberg, saham Tesla telah merosot 27 persen sejak mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada pertengahan Desember.

Harapan bahwa kedekatan Musk dengan Presiden AS Donald Trump akan menguntungkan perusahaannya ternyata tidak terwujud, justru membawa dampak sebaliknya.

Menurut Bloomberg Billionaires Index, saham dan opsi Tesla menjadi sumber utama kekayaan Musk, yang sempat menyentuh puncak US$486,4 miliar pada 17 Desember pasca-kemenangan Trump dalam pemilu.

BACA JUGA :  Elon Musk Nyatakan Dukungan ke Zionis Israel

Namun, pekan lalu menjadi salah satu yang terburuk bagi Tesla sejak Oktober, dengan sahamnya anjlok 11 persen setelah laporan penjualan bulanan yang mengecewakan.

Penurunan signifikan terjadi di beberapa pasar utama. Pengiriman Tesla di Jerman anjlok hingga 59 persen, mencapai titik terendah sejak 2021.

Sementara itu, di China, penjualan Tesla merosot 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, di tengah persaingan sengit dengan produsen lokal seperti BYD.

Tren negatif ini berlanjut pada Senin (10/2/2025), ketika saham Tesla kembali turun 3 persen menjadi US$350,73 dalam perdagangan di New York.

BACA JUGA :  Facebook dan Instagram Error, Elon Musk “Ngejek” Lewat X Twitter

Keterlibatan politik Musk semakin menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan saham Tesla pasca-pemilu.

Sejak Trump dilantik, miliarder berusia 53 tahun itu semakin aktif di Washington, mulai dari memangkas anggaran USAID, meneliti data pembayaran Departemen Keuangan, hingga memimpin kampanye efisiensi tenaga kerja federal dengan menawarkan kompensasi bagi pegawai yang mengundurkan diri.

Namun, sejauh ini, harapan investor bahwa pemerintahan Trump akan meningkatkan kinerja Tesla melalui perubahan subsidi pajak kendaraan listrik dan standar teknologi self-driving masih belum terwujud.

Meskipun Tesla tetap menjadi penyumbang terbesar dalam portofolio Musk, penurunannya baru-baru ini membuat kontribusinya terhadap kekayaan bersihnya semakin mengecil.

BACA JUGA :  6 Starlink Bakal Diluncurkan, Ini Pesan Elon Musk untuk Operator Dunia

Saat ini, kepemilikan Musk sebesar 42 persen di SpaceX bernilai sekitar US$136 miliar, hampir setara dengan nilai saham Tesla yang ia miliki.

Di sisi lain, Musk juga terus memperluas cakupan investasinya. The Wall Street Journal melaporkan bahwa ia tengah memimpin konsorsium investor untuk mengajukan penawaran senilai hampir US$95 miliar guna mengakuisisi OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”