Rupiah “Mendadak Sultan” di Iran Saat Rial Tersungkur Tanpa Ampun

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:04 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Rupiah “Mendadak Sultan” di Iran Saat Rial Tersungkur Tanpa Ampun

Seorang pria menunjukkan uang kertas Rp 100.000 (kanan) dan beberapa uang rial rial Iran (kiri). (Foto: Reuters)

Zonafaktualnews.com – Krisis ekonomi Iran semakin dalam. Inflasi yang terus meroket, cadangan devisa yang menipis, dan hilangnya kepercayaan publik terhadap mata uang nasional telah membuat rial Iran terpuruk di pasar global.

Kondisi ini bukan saja melemah drastis terhadap dolar AS, tetapi juga mengubah posisi rial terhadap mata uang lain, termasuk rupiah Indonesia.

Per 14 Januari 2026, kurs pasar menunjukkan bahwa 1 rial Iran setara hanya sekitar Rp0,40–Rp0,401. Artinya, satuan moneter Iran kini bernilai kurang dari setengah rupiah Indonesia.

Fenomena ini menciptakan paradoks bagi pemegang rupiah, menukar uang di Iran akan menghasilkan jumlah rial yang sangat besar secara angka.

Misalnya, jika seorang membawa Rp1 juta ke Iran, angka yang diterima bisa mencapai sekitar 2,49 juta rial, karena 1 rupiah setara hampir 2,5 rial Iran.

BACA JUGA :  Perang Iran Ancam Ekonomi Dunia, Sejumlah Negara Bisa Jatuh Bangkrut

Nominal besar itu jangan disalahartikan sebagai kekuatan ekonomi. Karena daya beli rial sudah sangat lemah akibat inflasi dan depresiasi panjang, jumlah rial yang “besar” itu tidak banyak berarti dalam praktik belanja di pasar lokal Iran.

Apa yang Terjadi pada Rial Iran?

Kurs rial terhadap dolar telah merosot tajam dalam beberapa tahun terakhir. Di pasar bebas, dolar kini diperdagangkan di atas level yang membuat satu unit mata uang Iran bernilai jutaan rial.

Penurunan nilai ini sebagian besar disebabkan oleh kombinasi tekanan sanksi ekonomi internasional, ketergantungan tinggi pada impor, serta kebijakan moneter yang memperluas jumlah uang beredar tanpa diimbangi pertumbuhan produktivitas yang kuat.

Hal ini memicu inflasi yang terus meningkat dan mendorong rakyat mencari aset yang lebih stabil seperti dolar atau emas.

BACA JUGA :  Perang Iran Ancam Ekonomi Dunia, Sejumlah Negara Bisa Jatuh Bangkrut

Perbandingan Kurs Timur Tengah

Untuk memberi konteks lebih luas, berikut rata-rata nilai tukar beberapa mata uang di kawasan Timur Tengah terhadap rupiah Indonesia (berdasarkan kurs pasar internasional umum, estimasi per Januari 2026):

Mata UangPerkiraan Kurs terhadap Rupiah
Rial Iran (IRR)± Rp0,400 per 1 IRR
Riyal Arab Saudi (SAR)± Rp4.000–Rp4.200 per 1 SAR
Dirham UEA (AED)± Rp3.900–Rp4.100 per 1 AED
Dinar Kuwait (KWD)± Rp45.000–Rp50.000 per 1 KWD

Catatan: nilai tukar di atas adalah perkiraan berdasarkan pasar global dan dapat berubah tergantung pada kondisi pasar dan kebijakan moneter masing-masing negara.

Realitas di Balik “Rupiah Sultan”

Secara statistik, rupiah memang terlihat sangat kuat jika dibandingkan dengan rial Iran, setiap rupiah bisa ditukar dengan beberapa unit rial yang secara angka tampak besar.

BACA JUGA :  Perang Iran Ancam Ekonomi Dunia, Sejumlah Negara Bisa Jatuh Bangkrut

Sayangnya, ini lebih mencerminkan ukurannya yang kecil daripada kekuatan rupiah itu sendiri. Nilai rial yang makin menyusut berarti daya beli masyarakat Iran makin tergerus, sehingga setiap rial yang diperoleh kaum wisatawan atau pelaku bisnis tidak sebanding dengan harga barang dan jasa di sana.

Dan meskipun angka kurs ini tampak menguntungkan bagi pemegang rupiah, realitas sosial-ekonomi Iran saat ini, dengan gejolak harga kebutuhan pokok, ketidakpastian politik, dan ketegangan sosial, tetap membuat skenario berwisata atau berbisnis di negara ini penuh risiko dan tantangan.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Laskar Indonesia Kuliti Borok Revitalisasi Sekolah di Parepare, Diduga Digarap Kontraktor
Bongkar Dugaan Korupsi Rp2,3 Miliar, Ketua GRH Laporkan Dispora Makassar
Jaringan BSS VinFast di Gowa-Maros Hanya Omon-omon, Konsumen Kecewa
2 Pelangsir Disikat, Operator-SPBU ‘Dilindungi’, Polres Parepare Tebang Pilih?
Diduga Rugikan Negara, Dana Hibah KORMI Makassar 1,5 M Dilapor ke Kejati
Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau
Kayu Ilegal di Luwu Utara Digagalkan, Sopir dan Truk Diamankan Petugas
Jalan Beton Parepare Diduga Ubah Ready Mix, Mutu K250 Diminta Diuji Core Drill

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:22 WITA

Laskar Indonesia Kuliti Borok Revitalisasi Sekolah di Parepare, Diduga Digarap Kontraktor

Sabtu, 19 September 2026 - 01:47 WITA

Bongkar Dugaan Korupsi Rp2,3 Miliar, Ketua GRH Laporkan Dispora Makassar

Sabtu, 19 September 2026 - 01:02 WITA

Jaringan BSS VinFast di Gowa-Maros Hanya Omon-omon, Konsumen Kecewa

Jumat, 18 September 2026 - 18:08 WITA

2 Pelangsir Disikat, Operator-SPBU ‘Dilindungi’, Polres Parepare Tebang Pilih?

Jumat, 18 September 2026 - 17:07 WITA

Diduga Rugikan Negara, Dana Hibah KORMI Makassar 1,5 M Dilapor ke Kejati

Berita Terbaru