Rayakan Hardiknas 2025, SDN Parinring Luncurkan Inovasi SAPTA dan KEDAI

Sabtu, 3 Mei 2025 - 12:02 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Para guru SDN Parinring Makassar berpose bersama usai mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025.

Para guru SDN Parinring Makassar berpose bersama usai mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025.

Zonafaktualnews.com – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dimanfaatkan oleh Plt Kepala UPT SPF SD Negeri Parinring Makassar, Andi Etty Cahyani, untuk meluncurkan dua inovasi pendidikan yang disebutnya sebagai “langkah konkret menuju sekolah unggul dan relevan di era digital.”

Usai mengikuti upacara Hardiknas di Lapangan Karebosi, Jumat (2/5/2025), bersama ratusan kepala sekolah dan guru-guru lainnya yang mengenakan busana adat, Andi Etty menyampaikan tekadnya untuk mewujudkan visi pendidikan berkualitas yang selaras dengan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

“Saya akan berupaya mengimplementasikan pesan Pak Wali, bahwa inovasi bukan sekadar wacana, tapi aksi nyata dalam menciptakan pembelajaran yang bermutu dan kontekstual,” ujar Andi Etty yang tampil anggun dengan baju bodo.

BACA JUGA :  Wali Kota Sapu Bersih Camat di Makassar, Sisakan Satu yang Tak Digeser

Dua inovasi yang ia gagas adalah SAPTA (SiswA Pelopor adiwiyaTA) dan KEDAI (KEwirausahaan & kemanDirian sejAk kecIl).

SAPTA ditujukan untuk membentuk karakter siswa yang berbudaya sehat dan peduli lingkungan, sekaligus mendukung SDN Parinring menuju predikat Adiwiyata Nasional.

“Lewat SAPTA, kami integrasikan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dari Kemendikdasmen—mulai dari bangun pagi, beribadah, hingga tidur tepat waktu—ke dalam aktivitas harian anak-anak,” jelasnya.

Sementara itu, inovasi KEDAI menjadi pendekatan pembelajaran yang menggabungkan literasi finansial, numerasi, hingga kewargaan dalam praktik sehari-hari.

BACA JUGA :  PDIP Restui Danny Pomanto Maju di Pilgub Sulsel, Azhar Arsyad Jadi Pendamping

Anak-anak diajak memahami Matematika bukan dari rumus, tapi dari kegiatan seperti jual beli sederhana, mencatat pemasukan, atau menakar kebutuhan.

“Dengan KEDAI, kami ingin anak-anak tak lagi alergi terhadap Matematika. Mereka justru akan menemukan bahwa ilmu itu hidup dalam keseharian mereka,” tambahnya.

Inisiatif ini disebut Andi Etty sebagai wujud nyata dari dukungan terhadap visi-misi Wali Kota Makassar dalam Pilar “Makassar Unggul”.

Ia menyebut inovasi yang inklusif dan berkelanjutan adalah kunci dalam membentuk generasi yang tangguh dan adaptif.

Hardiknas tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, yang menurut Andi Etty selaras dengan semangat kolaborasi yang ia bangun bersama guru, orang tua, dan masyarakat sekitar.

BACA JUGA :  Muhammadiyah Tolak Keras W Super Club Hotman Paris di Makassar

Meskipun dirinya bersama beberapa guru hadir di Lapangan Karebosi, pelaksanaan upacara Hardiknas tetap berlangsung di sekolah.

“Kami pastikan anak-anak tetap mengikuti upacara dan belajar seperti biasa. Ini juga bagian dari pembiasaan karakter,” tutupnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong
Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 04:29 WITA

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh

Sabtu, 12 September 2026 - 02:18 WITA

BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Berita Terbaru