Protes “Ras Terkuat” Emak-emak Berbuah Manis, Tambang Ilegal di Gowa Disegel

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – Aksi “rah terkuat” emak-emak protes dan meminta tambang ilegal di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, disegel.

Foto ilustrasi – Aksi “rah terkuat” emak-emak protes dan meminta tambang ilegal di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, disegel.

Zonafaktualnews.com – Aksi “ras terkuat” emak-emak di Gowa akhirnya berbuah manis, usai protes mereka viral di media sosial.

Sebanyak empat titik lokasi tambang pasir ilegal di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, disegel aparat kepolisian.

Penyegelan dilakukan di Dusun Mandengeng dan Dusun Bonto Baddo, Desa Tindang, Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi gabungan dipimpin Kabag Ops Polres Gowa, didampingi Kasat Reskrim dan Kasat Samapta pada Minggu (14/9/2025).

Di lokasi tambang, aparat tidak menemukan adanya aktivitas penambangan. Namun, untuk mencegah tambang kembali beroperasi, polisi memasang garis polisi di area tersebut.

“Kami melakukan langkah hukum dengan penyegelan dan penyelidikan lebih lanjut terkait perizinan tambang ini,” kata Kabag Ops Polres Gowa, Kompol Darwis.

BACA JUGA :  Keluhan Warga Diabaikan, 2 Tambang Ilegal di Tindang Gowa Tetap Ngebut Kejar Cuan

Selain penyegelan, polisi juga mengidentifikasi salah satu operator alat berat yang diduga terlibat dalam aktivitas penambangan.

Polres Gowa kini mendalami sudah berapa lama tambang itu beroperasi, sekaligus menelusuri siapa pihak yang bertanggung jawab.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar, menegaskan pihaknya tidak akan segan menindak tegas jika tambang ilegal berani beroperasi kembali.

“Harapan kami, tidak ada lagi dugaan aktivitas tambang di lokasi tersebut. Kalau ada, segera lapor ke kami,” tegas Bahtiar.

Tambang galian C ini diketahui telah bertahun-tahun beroperasi di kawasan pemukiman.

Aktivitas penggalian di tepi jalan meninggalkan lubang besar menyerupai kolam, membuat jalan sekitar dusun rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.

BACA JUGA :  Tambang Ilegal Main di Kawasan Padat Penduduk Makassar, Gudang 88 Diduga Basis PT GAC

Penertiban dilakukan setelah video protes emak-emak viral. Dalam video, terlihat seorang emak-emak menghadang excavator, memarahi sopir, dan meminta aktivitas dihentikan.

Aksi ini membuktikan bahwa sebutan “ras terkuat” bagi emak-emak bukan sekadar lelucon dunia maya, melainkan kekuatan nyata yang mampu mengguncang lapangan.

“Bukan aparat dan pemerintah, lagi-lagi warga harus turun tangan memberantas tambang ilegal di daerah pemukimannya, lokasi Kabupaten Gowa,” tulis keterangan dalam video tersebut.

Video lain menunjukkan warga mendatangi lokasi tambang.

“Pinggir jalan gaes, kiri kanan ditambang jadi kolam renang,” ucap sang perekam.

Warga juga mengeluhkan banyaknya kecelakaan akibat jalan licin.

BACA JUGA :  Jalan Rusak Bak Kolam Renang, Tambang Ilegal di Gowa Didemo Emak-emak

“Jalan di dusun kami rusak parah, sudah ada beberapa orang yang jatuh karena jalanan sangat licin,” ungkapnya.

Meski tambang sudah disegel, publik tetap waspada. Banyak yang berharap penyegelan ini tidak berhenti sebagai formalitas belaka.

“Semoga tutup seterusnya, jangan sampai seminggu kemudian dibuka kembali,” komentar seorang netizen di grup WhatsApp, Senin (15/9/2025).

“No viral no justice, harus viral dulu baru ditindaklanjuti, hehehe,” sindir netizen lainnya.

“Seminggu jie itu buka kembali hehe, ayo pemerintah dan kepolisian tegaslah kalian jika memang serius, setop selama-lamanya itu tambang ilegal di Gowa,” tambah komentar lain.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Sungguh Bodoh Eks Kapolres Bima Kota, Jabatan Mentereng Hancur karena Narkoba
Visum dan Foto Privat Diduga Bocor, Selebgram Nira Tuding Kelalaian RS Bhayangkara
Bau Busuk 16 Siswa Titipan Terkuak di SMPN 4 Makassar, Siapa Aktor yang Bermain?
Kasus Oknum Bank Mandiri Berlarut di Polda Sulsel, Kepastian Hukum Menggantung
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Dilaporkan atas Dugaan Pengaduan Palsu
Mangkir Sidang Gugatan Rp 500 Miliar, Bank Mandiri Makassar Cacat Transparansi
PERMAHI Tegaskan MKMK Tak Punya Wewenang Batalkan Keppres Hakim MK
Diduga Backing Gembong Narkoba, Kasat Ditangkap, Kapolres Bima Kota Dicopot

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 13:49 WITA

Sungguh Bodoh Eks Kapolres Bima Kota, Jabatan Mentereng Hancur karena Narkoba

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:25 WITA

Visum dan Foto Privat Diduga Bocor, Selebgram Nira Tuding Kelalaian RS Bhayangkara

Minggu, 15 Februari 2026 - 07:49 WITA

Bau Busuk 16 Siswa Titipan Terkuak di SMPN 4 Makassar, Siapa Aktor yang Bermain?

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:06 WITA

Kasus Oknum Bank Mandiri Berlarut di Polda Sulsel, Kepastian Hukum Menggantung

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:11 WITA

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Dilaporkan atas Dugaan Pengaduan Palsu

Berita Terbaru