Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Wanita di Kendari yang Tewas Dibegal

Rabu, 17 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP wanita tewas dibegal di Kendari

Polisi melakukan olah TKP wanita tewas dibegal di Kendari

Zonafaktualnews.com– Polisi berhasil mengungkap kasus wanita pengendara mobil berinisial MI (51) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tewas dibegal.

Kasus begal ternyata pembunuhan yang sudah direncanakan oleh anak menantu korban yakni wanita berinisial ND (25)

“(Kasus pemobil tewas dibegal) pembunuhan berencana, Pasal 340 KUHP,” kata Kapolresta Kendari Kombes Aris Tri Yunarko. Rabu (17/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi awalnya menangkap seorang eksekutor begal di wilayah Kecamatan Poasia, Kendari, Selasa (16/4) sore.

Dari eksekutor tersebut, polisi melakukan pengembangan hingga wanita ND terungkap sebagai otak pembunuhan.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Gelar Upacara kenaikan Pangkat 1,551 Personel

“Otaknya (pembunuhan berencana) menantunya ND. ND salah satunya yang ditangkap tadi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, wanita ND dan korban MI awalnya mengendarai mobil usai berbelanja di pasar pada Minggu (7/4). Korban dan menantunya itu hendak menuju Pasar Sentral Kota.

Wanita ND mengemudikan mobilnya melewati sekitaran TKP di Jalan Madusila Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kendari. Di tempat inilah kendaraan korban dipepet oleh empat pelaku menggunakan motor.

“Di sini tiba-tiba kendaraan korban didekati oleh pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor,” kata Kombes Aris kepada wartawan, Senin (7/4).

BACA JUGA :  4 Ladies Terkapar Kecelakaan di Kendari, Salah Satu Sempat Beri Jempol ke Kamera

Saat mendekati korban, pelaku langsung memberitahu korban bahwa ban mobilnya kondisi kempis. Korban ND lalu berhenti dan keluar mengecek kondisi ban mobilnya.

Namun tiba-tiba korban diserang 4 orang pelaku yang tidak diketahui identitasnya. Kedua korban dianiaya, korban MI mengalami penikaman.

“Korban ND ditampar pipinya dan MI alami 9 luka tikaman. Pelaku lalu meminta barang berharga dan melarikan diri,” bebernya.

Aris menuturkan korban MI sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan medis. Namun korban dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA :  Anak Sontoloyo, Ayah Kandung Dibakar Hidup-hidup

“Korban dibantu warga ke IGD rumah sakit, tapi korban meninggal dunia,” katanya

Dari aksi itu, para pelaku membawa perhiasan emas dan harta benda berharga lainnya milik korban. Barang berharga yang diambil antara lain 3 cincin emas, 1 kalung emas, 1 pasang anting, 1 jam tangan dan handphone.

“Yang diambil milik korban itu 3 cincin emas, 1 kalung emas, 1 pasang anting, 1 jam tangan dan handphone,” ujarnya. (*)

Editor : Dento

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Diduga Cabuli 16 Siswa, Oknum Guru SDN 01 Rawa Buntu Tangsel Dibekuk Polisi
Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas
Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Polman Parangi Istri dan Anak Kandung Usia 8 Tahun
Diduga Serang Nama Baik Putri Dakka, dr Resti Ditetapkan Tersangka Polda Sulsel
DJP Serahkan Tersangka Sindikat Faktur Fiktif, Negara Dirugikan Rp170 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:34 WITA

Diduga Cabuli 16 Siswa, Oknum Guru SDN 01 Rawa Buntu Tangsel Dibekuk Polisi

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:17 WITA

Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:11 WITA

Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon

Berita Terbaru