Polda Sulsel Lemah Tangani Kasus Rokok Ilegal, GRB : Terlalu Banyak Pencitraan

Minggu, 23 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampel Joss Mild Tanpa Pita Cukai

Sampel Joss Mild Tanpa Pita Cukai

Zonafaktualnews.com – Gema Rakyat Bersatu (GRB) mengkritik penanganan kasus rokok ilegal di tangan Polda Sulsel lemah.

Kritikan GRB tersebut bukan tanpa alasan. GRB bahkan menduga Polda Sulsel terlalu banyak pencitraan

“Terlalu banyak pencitraan! jika tidak, tolong buktikan bahwa Polda Sulsel bisa menangkap pelaku rokok ilegal tersebut,” ujar Ketum GRB, Risdianto Minggu (23/7/2023)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Risdianto juga membandingkan Kapolda Sulsel yang dulu dan sekarang berbeda

“Kapolda sekarang kurang tanggap bila di WhatsApp, terkesan sombong,” katanya

BACA JUGA :  Payah, Polda Sulsel Tak Mampu Tangani Kasus Ecek-ecek Rokok Ilegal

Meski demikian, Risdianto akan tetap mengawal perkembangan kasus rokok ilegal merek Joss Mild tersebut.

“Jika Polda Sulsel tak bisa tangani sampaikan saja nanti kami melalui Mabes Polri,” jelasnya

Pelaku kejahatan kata Risdianto akan semakin merajalela, bila setiap kasus yang dilaporkan itu lamban bahkan tidak diproses.

Terlapor diketahui adalah seorang pengedar, distributor, sekaligus bos PT AFM Grup bernama Rusdi.

Terlapor seorang pengedar maupun distributor rokok ilegal sekaligus bos di PT. AFM Grup, bernama Rusdi
Terlapor seorang pengedar maupun distributor rokok ilegal sekaligus bos di PT. AFM Grup, bernama Rusdi

Dirkrimsus Polda Sulsel diminta lebih progresif dalam menangani kasus, terlebih lagi barang bukti dan alat bukti sudah lengkap

BACA JUGA :  PTKP HMI Badko Sulselbar Tantang Ditkrimsus Polda Sulsel Berantas Mafia Solar

Sementara Kapolda Sulsel diminta lebih bersahaja bila di WhatsApp atau paling tidak merespon.

“Tak usah ada membanding-bandingkan, sebagai pemimpin wajib merespon semua,” kritik Risdianto.

Kasus rokok ilegal di Makassar kata Risdianto baik pemain besar atau kecil, bila ada laporan, pihak aparat diminta progresif atas aduan itu.

Rsidianto mengatakan dalam satu bulan lebih, tim investigasi media ini sudah melakukan pemantauan atas transanksi rokok ilegal.

BACA JUGA :  Kisah Budiman S yang Tak Didengar Hukum, Sendiri Melawan Kezaliman dan Ketidakadilan

Berdasarkan temuan dan narasumber terpercaya menyebutkan bahwa beberapa slot rokok merek Joss Mild tidak dilekati pita cukai.

Rokok ilegal merek Joss Mild tersebut masih bebas beredar dan dipasarkan oleh SPG

“Barang bukti dan alat bukti lengkap, kenapa Dirkrimsus Polda Sulsel belum menangkap pelaku?” ujar Risdianto

Risdianto menegaskan agar kasus rokok ilegal tersebut ditindak lanjuti berdasarkan aduan dan laporan GRB, terlebih lagi dengan barang bukti yang sudah diberikan di Polda Sulsel.

 

 

(Tim)

Berita Terkait

Ratusan Juta Sudah Habis, Dampak Program Kemiskinan Gowa Belum Tampak
Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’
Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai
Aspal Baru Retak, Proyek APBN Rp7,6 M Jalan Pekkae–Soppeng Diduga Dikorupsi
Oknum LSM-Wartawan ‘Lindungi’ SPBU Panaikang di Takalar, Jerigen Solar Menumpuk
Proyek Rehabilitasi RTLH di Takalar Diduga Dikorupsi, Kayu Berkualitas Rendah Digunakan
Owner Mafia Skincare Masih Jual Produk SW Glow’s Hijau Meski Sudah Di-warning BPOM
PT GOGO OIL, Ronal Jaya dan Bintang Terang 89 Diduga Selundupkan Solar Subsidi

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:02 WITA

Ratusan Juta Sudah Habis, Dampak Program Kemiskinan Gowa Belum Tampak

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:03 WITA

Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’

Minggu, 11 Januari 2026 - 02:12 WITA

Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai

Rabu, 7 Januari 2026 - 02:06 WITA

Aspal Baru Retak, Proyek APBN Rp7,6 M Jalan Pekkae–Soppeng Diduga Dikorupsi

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:38 WITA

Oknum LSM-Wartawan ‘Lindungi’ SPBU Panaikang di Takalar, Jerigen Solar Menumpuk

Berita Terbaru