PLN Makassar Utara Tak Berprikemanusiaan Cabut Listrik Pedagang Es Krim Tanpa Kompromi

Sabtu, 21 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN Makassar Utara Cabut Listri Pedagang Es Krim

Petugas PLN Makassar Utara Cabut Listri Pedagang Es Krim

Zonafaktualnews.com – Seorang pedagang es krim di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Buloa, Makassar, mengalami kerugian besar setelah petugas PLN melakukan penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) pada Jumat (20/9/2024) pagi.

Ani, pemilik usaha es krim, mengungkapkan kekecewaannya ketika petugas tidak mengindahkan permintaannya untuk menunggu suaminya datang sebelum memutus aliran listrik.

“Saya ini jual es krim, kalau tidak ada listrik pasti meleleh, andaikan adaji’ suamiku tidak jadi masalah ji’. Cuma baruki’ mau menelpon langsung dia cabut dan langsung suru saya ke Kantor PLN,” ungkap Ani dengan nada frustrasi kepada media ini Sabtu (21/9/2024)

Ani menambahkan, momen itu sangat tidak tepat, apalagi menjelang waktu shalat Jumat. Ia juga menyebutkan bahwa petugas menunjukkan sikap arogan, mengatakan bahwa jika ingin listrik segera menyala, harus datang ke kantor PLN.

“Itu petugas bilang kalau mauki cepat nyala ke sana maki’ biar shalat Jumat dilayani jaki’ itu karena adaji’ perempuan,” kata Ani meniru perkataan petugas tersbeut.

Ia juga katakan petugas nampak arogan tidak ada sekali kebijakannya, sombong sekali andalkan surat perintah PLN begitu kah pelayanan petugas kepada pelanggannya ?

BACA JUGA :  Durasi Pemadaman Bergilir Naik, Emak-emak di Makassar Caci Maki PLN

“Andaikan adaji suamiku di rumah tidak jadi masalah ji’, inikah tidak ada. Siapa mi’ mau beli kalau rusak jualanku (es krim) kita juga jualan untungnya tidak seberapa,” ujarnya dengan raut kecewa.

“Kami ini bukan pelanggan yang sering nunggak pembayaran. kami rajin bayar tiap bulannya,” lanjutnya

“Pernah memang terbakar itu lakto-laktonya, (MCB) dua bulan lalu jadi saya beli di toko untuk ganti itu, terkait ada kelebihan penggunaan daya kami tidak tau. ” jelas Ani.

Akhirnya Dadda (suami Ani) ke kantor PLN Makassar Utara untuk melakukan pembayaran ternyata di sana lagi istirahat berbeda dengan apa yang dikatakan petugas di lapangan.

BACA JUGA :  Demo Pemadaman Listrik di PLN Makassar Ricuh, Massa Terobos Masuk

“Katanya langsung dilayani sampai disana mereka bilang istirahat, istriku jualan es krim sekarang kalau rusak siapa yang mau ganti rugi” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak PLN Makassar Utara belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan singkat pun belum membuahkan hasil.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi
Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500
Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Tenang tapi Mematikan, Strategi Hukum Nur Amin Tantu Bikin DPD Kosipa Terancam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:27 WITA

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:25 WITA

Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi

Senin, 19 Januari 2026 - 02:46 WITA

Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:37 WITA

Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:25 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung

Berita Terbaru