Misi Keadilan Wawan Nur Rewa Ingatkan Penyelidikan Penembakan Pengacara, Jangan ‘Sampai Mati Lampu’

Kamis, 2 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Law Firm Misi Keadilan, Wawan Nur Rewa

Direktur Law Firm Misi Keadilan, Wawan Nur Rewa

Zonafaktualnews.com – Pengacara asal Kota Makassar, Rudi S Gani (49) tewas ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) saat malam tahun baru di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Korban ditembak saat acara makan bersama keluarganya di malam perayaan tahun baru di rumah istrinya, Dusun Limpoe, Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Bone, Selasa (31/12/2024) dini hari.

Viralnya kasus tersebut, belum diketaui motif kejadian ini dan masih dalam penyilidikan Polres Bone yang diback up Polda Sulsel. Sehingga para OTK tersebut masih pendalaman oleh pihak Kepolisian.

Menurut Direktur Law Firm Misi Keadilan, Wawan Nur Rewa yang dikonfirmasi media, Kamis (2/1/2025), menyebut kasus tersebut harus diungkap lantaran korban adalah bagian penegak hukum.

“Kita sesama penegak hukum harus sadar, bahwa korban adalah bagian dari penegak hukum, yang tentunya peristiwa ini harus diungkap oleh pihak penegak hukum,” tuturnya.

BACA JUGA :  Mira Hayati Diperlakukan Berbeda, Netizen Soroti Kasus Vanessa Angel yang Hamil Tetap Ditahan

Selain itu, ia juga memberikan saran agar kasus tersebut diupdate dan dikembangkan secara terbuka sehingga tidak ada yang ditutup tutupi, sebab kata Wawan, ada kecemasan dalam proses tersebut menjadi mandek atau mati lampu.

“Kita kawal penegakan hukum tersebut sehingga semuanya transparan. Saya kwatir jangan sampai dalam prosesnya mati lampu, tapi semoga itu tidak terjadi, kita support saja Polres Bone dan Polda Sulsel untuk fokus dalam pengungkapan ini, karna almarhum adalah pejuang keadilan dan orang baik,” kata Wawan.

(RLS/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi
Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500
Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Tenang tapi Mematikan, Strategi Hukum Nur Amin Tantu Bikin DPD Kosipa Terancam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:27 WITA

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:25 WITA

Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi

Senin, 19 Januari 2026 - 02:46 WITA

Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:37 WITA

Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:25 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung

Berita Terbaru