Menhan Kaget Temukan Bandara PT IMIP Beroperasi Tanpa Otoritas Negara di Morowali

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Khusus IMIP, Private Airport, Morowali, Central Sulawesi

Bandara Khusus IMIP, Private Airport, Morowali, Central Sulawesi

Zonafaktualnews.com – Dugaan operasi bandara tanpa kehadiran otoritas negara terungkap saat Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan mendadak ke Bandara PT IMIP di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Bandara yang selama ini dikenal sebagai fasilitas khusus perusahaan tersebut rupanya berjalan tanpa pengawasan resmi dari negara.

Usai menghadiri Latihan Komando Gabungan (Kogab) TNI 2025 di kawasan bandara, Sjafrie menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan adanya area yang berjalan di luar regulasi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Negara hadir untuk menegakkan hukum dan regulasi. Semua yang kita lihat hari ini harus diperbaiki. Tidak boleh ada republik di dalam republik,” ujar Sjafrie dalam pernyataannya yang diunggah akun Instagram Kemenhan RI, Kamis (20/11/2025).

BACA JUGA :  Ricuh di PT IMIP Morowali! Demonstran Mengamuk, Kendaraan Dibakar

Temuan serupa diungkap Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang ikut mendampingi Menhan.

Satgas PKH menyebut Bandara PT IMIP beroperasi tanpa kehadiran otoritas keamanan maupun institusi negara yang semestinya bertugas di bandara komersial atau khusus.

“Ternyata ada bandara di Indonesia yang berjalan tanpa otoritas negara. Tidak ada keamanan, bea cukai, maupun imigrasi,” tulis Satgas PKH dalam unggahan resminya @satgaskphofficial, Rabu (26/11/2025).

BACA JUGA :  Banjir Setinggi Atap Rumah Rendam Tiga Kelurahan di Tolitoli

Satgas juga menyebut Menhan langsung merasakan kejanggalan saat pesawatnya mendarat. Lalu lintas pesawat dinilai rawan karena tidak ada sistem pemeriksaan maupun pengawasan.

 

“Bandara itu terasa seperti negara dalam negara. Pesawat bisa keluar masuk tanpa kontrol ketat, dan seluruh kru bukan dari otoritas negara,” lanjut Satgas PKH.

Meski bandara tersebut dibangun dengan dana perusahaan, Satgas menegaskan bahwa seluruh fasilitas penerbangan tetap wajib mengikuti aturan yang ditetapkan negara.

BACA JUGA :  Keji, Remaja di Poso Tikam Kakek-Neneknya untuk Tutupi Jejak Pencurian

“Meskipun dibangun sendiri, tetap ada regulasi negara yang harus ditaati. Kini Bandara PT IMIP sudah diarahkan menjadi bandara yang sesuai standar umum. Tidak boleh ada bandara khusus tanpa pengawasan negara,” tegasnya.

Sebagai catatan, Bandara PT IMIP selama ini dikelola penuh oleh perusahaan. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, bandara itu berada di bawah wilayah pengawasan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo
Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah
Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar
Dua Bulan Mengendap di Polres, Kasus Teror Staf MTsN Asahan Jalan di Tempat
Viral, Bu Haji dan RT Soal Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”
Modal “Mokondo” Tebar Bualan
Media Belanda Gulirkan Isu Indonesia Bangkrut, Prabowo Singgung “Londo Ireng”
KM Mutiara Sentosa 2 Tujuan Makassar Terbakar, 250 Penumpang Dievakuasi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:11 WITA

Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:43 WITA

Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Dua Bulan Mengendap di Polres, Kasus Teror Staf MTsN Asahan Jalan di Tempat

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:28 WITA

Viral, Bu Haji dan RT Soal Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah

Senin, 3 Agu 2026 - 21:43 WITA