Zonafaktualnews.com – Malam pertama yang semestinya menjadi awal kebahagiaan, justru berubah menjadi titik paling pilu dalam hidup Intan Anggraeni (28).
Di balik akad yang berlangsung khidmat, tersimpan fakta yang kemudian meruntuhkan seluruh harapannya.
Intan kini memilih menempuh jalur hukum. Ia melaporkan Rey, sosok yang dikenalnya sebagai pria dan dinikahinya pada 3 April 2026 ke Mapolresta Malang.
Belakangan terungkap, Rey ternyata seorang perempuan yang menyamar.
Rekaman video prosesi pernikahan yang beredar memperlihatkan suasana yang tampak biasa saja. Sederhana, namun sakral. Tidak ada kecurigaan sedikit pun dari pihak keluarga.
Rey tampil meyakinkan, mengenakan baju koko putih dipadu celana krem, lengkap dengan peci yang semakin menguatkan identitasnya sebagai seorang pria.
Pada saat akad, semuanya berjalan lancar. Rey bahkan tanpa ragu mengikuti setiap ucapan penghulu.
“Ya saudaraku Reynaldi Muhammad bin Faruq, saya nikahkan dan kawinkan atas wakil dari saudara Shodiq untuk menikahkan saudara dengan anak perempuan yang bernama Intan Anggraeni dengan mas kawin Rp 100 ribu dibayar tunai,” ucap penghulu saat prosesi pernikahan.
“Saya terima nikah dan kawinnya Intan Anggraeni binti Shodiq dengan mas kawin uang Rp 100 ribu dibayar tunai,” ucap Rey.
“Sah!” jawab keluarga, menyambut dengan lega sekaligus haru.
Selepas akad, suasana semakin emosional. Rey menyalami satu per satu anggota keluarga Intan. Intan pun bersalaman dengan suaminya, lalu memeluk kedua orang tuanya.
Tidak ada yang menyangka, momen yang tampak penuh kebahagiaan itu akan berubah menjadi awal dari sebuah kenyataan pahit.
Satu hal yang sempat luput dari perhatian adalah absennya keluarga dari pihak Rey. Saat itu, alasan yang disampaikan terdengar meyakinkan.
“Waktu nikah, dia tidak membawa keluarganya. Alasannya waktu itu karena ada keluarga yang meninggal, jadi pernikahannya dilakukan secara siri. Tapi setelah dicek, ternyata tidak ada yang meninggal dunia sama sekali,” kata Intan di Mapolresta Malang.
Kebenaran mulai terbuka justru di momen paling privat, malam pertama. Di situlah Intan menyadari bahwa sosok yang dinikahinya bukanlah laki-laki seperti yang selama ini ia yakini.
“Tahunya pas malam pertama. Setelah saya tahu dia ternyata perempuan, saya langsung menangis dan melapor ke orang tua,” ujar Intan.
Peristiwa ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan proses penyelidikan tengah berjalan.
“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kami dalami lebih lanjut,” kata Rahmad.
Kendati demikian, ada luka yang tak kasat mata. Intan datang ke malam pertamanya dengan harapan utuh, menanti “pedang” yang tegak sebagai simbol kesempurnaan seorang lelaki.
Tapi yang ia temukan justru sunyi yang ganjil, kenyataan yang runtuh seketika. “Pedang” yang dibayangkan itu tak pernah ada, berganti menjadi “celengan”, kosong, bisu, dan menyimpan tipu daya.
Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok





















