Ketua KPU RI Jadi Khatib Bahas Sifat Kebinatangan di Depan Jokowi

Senin, 17 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dan Presiden Jokowi (Foto Kolase)

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dan Presiden Jokowi (Foto Kolase)

Zonafaktualnews.com – Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, menjadi khatib dalam Salat Idul Adha 1445 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang pada Senin (17/6/2024).

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana, serta Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Dalam khotbahnya, Hasyim mengisahkan kisah Nabi Ibrahim yang diminta untuk mengorbankan putra tunggalnya, Nabi Ismail, yang lahir setelah menanti selama 86 tahun bersama istrinya, Siti Hajar.

“Nabi Ibrahim dengan penuh ketaatan bersedia melaksanakannya dan Nabi Ismail pun tidak gentar. Keduanya menunjukkan sikap ingin berkorban yang luar biasa,” ujar Hasyim.

Allah kemudian menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba besar, yang menjadikan peristiwa tersebut dirayakan sebagai Idul Adha atau Idul Kurban, di mana umat Islam yang mampu mengorbankan hewan ternak untuk dibagikan dagingnya.

“Ibadah kurban ini memiliki dua makna. Pertama, sifat kebinatangan dalam jiwa manusia harus dikorbankan dan disembelih. Kedua, jiwa dan perbuatan seseorang harus dilandasi dengan tauhid, iman, dan takwa,” tambahnya.

BACA JUGA :  Refly Harun Sebut Demo Tolak Pemilu Curang Akan Terus Dilanjutkan

Hasyim menekankan bahwa sifat kebinatangan seperti egoisme, kesombongan, dan pandangan yang absolut terhadap kebenaran, serta perilaku merendahkan orang lain, harus dikendalikan.

Menurutnya, sifat-sifat tersebut dapat menyebabkan konflik dan ketidakstabilan dalam masyarakat.

“Dalam ajaran Islam, seorang Muslim harus siap mengorbankan sifat-sifat kebinatangan itu untuk menciptakan ketentraman dan stabilitas dalam kehidupan bersama,” tegasnya.

BACA JUGA :  Terbongkar! Jokowi Ternyata Cuma Serahkan Fotokopi Ijazah, Bukan Dokumen Asli

Hasyim juga mengingatkan bahwa sifat-sifat seperti curiga, menyebarkan fitnah, tamak, dan ambisi yang tidak terkendali, harus dihindari karena dianggap tercela dalam Islam.

“Ajaran kurban mengajarkan kita untuk mengorbankan segala sikap dan perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Allah, dan menggantinya dengan amal yang membawa berkah,” pungkasnya

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi
Eks Menag Yaqut Ditetapkan Tersangka Skandal Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun
Saling Serang Berakhir Pidana, Richard Lee dan Doktif Sama-sama Jadi Tersangka
Banjir Sumut dan Dugaan Jejak Kekuasaan, Aparat Didesak Periksa Luhut
KUHP Pidana Perzinahan Sah, Pelakor, Pebinor, dan Pasangan Kumpul Kebo Bisa Dipenjara

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:50 WITA

Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:40 WITA

Eks Menag Yaqut Ditetapkan Tersangka Skandal Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:57 WITA

Saling Serang Berakhir Pidana, Richard Lee dan Doktif Sama-sama Jadi Tersangka

Berita Terbaru