Kejam, Ternyata Paspampres Habisi Nyawa Warga Alasan Ekonomi

Senin, 28 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tewas Usai Dianiaya

Ilustrasi Tewas Usai Dianiaya

Zonafaktualnews.com – Kejam, ternyata motif Paspampres menghabisi nyawa warga Aceh karena alasan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan oleh Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar

Irsyad mengatakan motif anggota Paspampres Praka RM dan dua rekannya menculik warga Aceh, Imam Masykur karena alasan ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya telah menahan tiga tersangka anggota TNI yang terlibat, termasuk Praka RM.

Praka RM merupakan anggota Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres.

Sedangkan dua rekannya berasal dari satuan Direktorat Topografi TNI AD dan satuan Kodam Iskandar Muda.

RM bersama dua rekannya menculik dan menganiaya pria asal Aceh bernama Imam Masykur hingga tewas.

BACA JUGA :  Kejam, Paspampres Jokowi Seret Kakek Berjubah hingga Meninggal

Korban diketahui adalah seorang pria penjaga toko kosmetik di Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Dari hasil pemeriksaan Pomdam Jaya, Praka RM dan dua rekannya tidak mengenal Imam.

Irsyad menuturkan tersangka juga tidak mengenal atau punya masalah sebelumnya dengan korban.

“Motifnya Uang tebusan,” kata Irsyad seperti yang dikutip Tempo, Senin (28/8/2023).

Irsyad membenarkan Praka RM cs meminta tebusan Rp 50 juta.

Namun karena tidak menyanggupi, ketiga pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban hingga tewas.

Kabar penculikan Imam tersiar ramai di berbagai media sosial. Bahkan pihak kelurga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut STTLP/B/4776/VIII/2023/SPKT.

BACA JUGA :  Postingan Imam Masykur di Tiktok Bak Jadi Firasat Sebelum Tewas Dibunuh

Laporan tersebut dibuat atas nama Said Sulaiman yang merupakan sepupu dari korban.

Dalam unggahan yang beredar Imam terlihat hanya dapat meringis kesakitan saat disiksa dan dipukul di bagian punggung.

“Iya benar saya laporan hari Minggu ke Polda. Tetapi karena diminta saksi makanya hari senin laporan saya baru diterima,” kata Said.

Imam Masykur (25), sempat menghubungi Said meminta uang tebusan Rp 50 juta setelah diculik dari toko yang dijaga korban di Jalan Sandratek, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan pada Sabtu (12/8/2023).

BACA JUGA :  Jokowi Dilempari Sandal, Paspampres Bentak Wartawan : Jangan Rekam

“Jam 8 (malam) dia (korban) itu telepon, katanya udah dianiaya saya udah dipukul dia minta tebusan minta duit 50 juta.

Saya bilang lah kalau segitu gak ada duit. Dia juga bilang ke saya sedikit lagi mau mati,” kata Said

Imam baru tinggal dan mengadu nasib di Kota Tangerang Selatan beberapa bulan belakangan ini.

Dirinya menjual kosmetik dan obat-obatan di kios berukuran 3×5 meter.

Saat ini kios dengan cat cokelat tersebut terlihat tertutup rapat dengan gembok didepannya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya
Viral, Dua Pria Terekam “Solo Karier” di Tengah Penumpang Bus Transjakarta
Viral! Lagu Sedih Anak Korban Perceraian di Bulukumba, Suara Adiba Bikin Haru
Aktivis-Wartawan Ditangkap di Morowali Bak Teroris: “Jangan Dikasih Begitu Kakakku, Telaso”
Heboh! Jenazah Pemuda di Jember “Hidup Kembali” Saat Prosesi Pemandian
Tak Terima Ditegur Saat Serobot Antrean, Oknum Dosen di Makassar Ludahi Kasir
Ramal Kiamat 25 Desember 2025 Tak Terjadi, Nabi Gadungan Asal Ghana Revisi Ulang
Keterlaluan! Kelurahan Maricaya Baru ‘Paksa’ Nenek yang Sakit Datang Ambil Raskin

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:32 WITA

Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:50 WITA

Viral, Dua Pria Terekam “Solo Karier” di Tengah Penumpang Bus Transjakarta

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:48 WITA

Viral! Lagu Sedih Anak Korban Perceraian di Bulukumba, Suara Adiba Bikin Haru

Senin, 5 Januari 2026 - 16:10 WITA

Aktivis-Wartawan Ditangkap di Morowali Bak Teroris: “Jangan Dikasih Begitu Kakakku, Telaso”

Senin, 5 Januari 2026 - 10:35 WITA

Heboh! Jenazah Pemuda di Jember “Hidup Kembali” Saat Prosesi Pemandian

Berita Terbaru