Israel Kewalahan, AS Ambil Alih Serang Tiga Lokasi Nuklir Iran dengan Rudal

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – AS Serang Iran

Foto ilustrasi – AS Serang Iran

Zonafaktualnews.com – Amerika Serikat (AS) serang Iran menjadi titik balik dalam konflik Iran Israel yang kian meluas.

Ketegangan di Timur Tengah mencapai puncaknya setelah Iran meluncurkan serangan besar-besaran menggunakan rudal balistik dan drone kamikaze ke berbagai wilayah strategis di Israel.

Meskipun memiliki sistem pertahanan mutakhir seperti Iron Dome, Israel terbukti kewalahan menghadapi serangan simultan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi kritis ini memaksa Amerika Serikat turun tangan secara langsung, memperlihatkan bahwa Israel bergantung pada AS untuk menahan gempuran Teheran.

BACA JUGA :  Militan Palestina Makin Membara, Ratusan Tentara Israel Tewas

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS telah menyerang tiga fasilitas nuklir Iran sebagai respons terhadap eskalasi ini.

“Tiga lokasi nuklir utama milik Iran telah dihancurkan sepenuhnya. Ini adalah peringatan keras bagi Teheran agar tidak bermain api,” tegas Trump dalam pidatonya. Minggu (22/6/2025).

Trump menambahkan bahwa Iran hanya memiliki dua pilihan: memilih perdamaian atau menghadapi kehancuran total.

Ia juga memperingatkan bahwa jika Iran melancarkan serangan balasan, AS akan menargetkan lebih banyak instalasi strategis di seluruh Iran.

BACA JUGA :  Menteri Luar Negeri Ungkap Setiap 10 Menit 1 Anak Tewas di Gaza

Iran langsung bereaksi. Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan Amerika sebagai bentuk agresi militer terang-terangan. Mereka menegaskan bahwa Amerika kini telah menjadi pihak aktif dalam konflik.

“AS bukan lagi pihak netral. Mereka kini adalah pelaku langsung perang. Ini adalah awal dari konfrontasi terbuka,” demikian pernyataan resmi Iran.

Menteri Pertahanan Iran bahkan mengeluarkan ancaman langsung terhadap semua pangkalan militer AS di kawasan.

Ia menyatakan bahwa Iran telah memetakan target-target milik AS dan siap melakukan serangan balasan dalam skala besar.

BACA JUGA :  Google dan Meta Ditinggal, Pengguna Eropa Ramai-ramai Beralih ke Ecosia

Pengamat militer menilai bahwa tindakan Amerika menunjukkan ketergantungan militer Israel yang sangat tinggi.

Dalam konflik Iran Israel yang semakin terbuka, Israel tak lagi bisa mengandalkan kekuatannya sendiri.

Dengan tiga fasilitas nuklir Iran dihancurkan dan ancaman balasan dari Teheran yang semakin keras, kawasan Timur Tengah kini berada di ambang perang besar.

Keterlibatan langsung dua kekuatan besar dunia menjadikan konflik ini sebagai ancaman serius bagi stabilitas global.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Sungguh Bodoh Eks Kapolres Bima Kota, Jabatan Mentereng Hancur karena Narkoba
Visum dan Foto Privat Diduga Bocor, Selebgram Nira Tuding Kelalaian RS Bhayangkara
Bau Busuk 16 Siswa Titipan Terkuak di SMPN 4 Makassar, Siapa Aktor yang Bermain?
Kasus Oknum Bank Mandiri Berlarut di Polda Sulsel, Kepastian Hukum Menggantung
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Dilaporkan atas Dugaan Pengaduan Palsu
Mangkir Sidang Gugatan Rp 500 Miliar, Bank Mandiri Makassar Cacat Transparansi
PERMAHI Tegaskan MKMK Tak Punya Wewenang Batalkan Keppres Hakim MK
Diduga Backing Gembong Narkoba, Kasat Ditangkap, Kapolres Bima Kota Dicopot

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 13:49 WITA

Sungguh Bodoh Eks Kapolres Bima Kota, Jabatan Mentereng Hancur karena Narkoba

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:25 WITA

Visum dan Foto Privat Diduga Bocor, Selebgram Nira Tuding Kelalaian RS Bhayangkara

Minggu, 15 Februari 2026 - 07:49 WITA

Bau Busuk 16 Siswa Titipan Terkuak di SMPN 4 Makassar, Siapa Aktor yang Bermain?

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:06 WITA

Kasus Oknum Bank Mandiri Berlarut di Polda Sulsel, Kepastian Hukum Menggantung

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:11 WITA

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Dilaporkan atas Dugaan Pengaduan Palsu

Berita Terbaru