Diduga Terseret Skandal Fee, Appi Didesak Copot Syarif Kabid SMP Disdik Makassar

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:44 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Foto ilustrasi – Skandal Fee

Foto ilustrasi – Skandal Fee

Zonafaktualnews.comWali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), didesak segera mencopot Syarifuddin dari jabatannya sebagai Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan.

Desakan itu dilontarkan sejumlah aktivis yang menilai pengangkatan Syarif sarat persoalan etik lantaran namanya pernah dikaitkan dengan dugaan skandal fee Rp100 juta di Hotel Maxone.

Direktur Laksus, Muhammad Ansar, menegaskan bahwa pengangkatan Syarif tidak selayaknya dilakukan karena mencederai semangat pemerintahan bersih.

“Ada prinsip etika yang ditabrak sehingga harus ada telaah ulang. Kasus fee di Hotel Maxone jelas ikut menyeret nama Syarif. Seharusnya ini dipertimbangkan wali kota,” ujar Ansar, Minggu (24/8/2025).

BACA JUGA :  Kebijakan Baru CFD Diprotes Pedagang, Wali Kota Makassar Didesak Batalkan Aturan Egois

Ansar menduga wali kota tidak mendapat laporan menyeluruh soal rekam jejak pejabat yang bermasalah.

Ansar menuding Inspektorat sebagai pihak yang lalai menyampaikan informasi penting sehingga nama yang pernah terseret kasus tetap diakomodir.

“Ini kesalahan Inspektorat. Seharusnya wali kota diberi gambaran nama-nama pejabat yang pernah tersandung kasus. Ini penting agar orang-orang yang menduduki jabatan benar-benar bersih,” jelasnya.

Kasus fee Hotel Maxone sendiri merupakan temuan tahun 2023. Diduga ada aliran dana Rp100 juta kepada pihak tertentu di Disdik Makassar.

BACA JUGA :  K3S Kecamatan Manggala Makassar Dorong Kepala Sekolah Tingkatkan Inovasi

Saat itu, Syarif masih menjabat Kabid SD dan disebut terlibat secara teknis. Meski pemeriksaan Inspektorat belum tuntas, ia justru dipromosikan menjadi Kabid SMP pada mutasi pejabat Juni lalu.

Koordinator Koalisi Aktivis Sulsel, Mulyadi, juga menilai pengangkatan tersebut cacat etik dan harus segera ditinjau ulang.

“Kita kan mau pejabat yang diangkat itu bersih dari kasus penyimpangan keuangan. Ini dasar etik. Semua orang harus patuh,” tegas Mul.

Mul menambahkan, pihaknya akan melayangkan telaah resmi kepada Wali Kota Makassar maupun Kemendagri agar jabatan Syarif segera dievaluasi.

BACA JUGA :  Tim Labfor Polda Sulsel Telusuri Asal Usul Kebakaran Kantor Disdik Makassar

“Sebab ada nilai kepatutan yang dilanggar. Kalau wali kota tidak segera mengevaluasi jabatan Syarif, ini akan mencederai semangat bersih-bersih yang diusung Pak Appi. Sekali lagi kami minta ada evaluasi terhadap jabatan Kabid SMP,” tandasnya.

Munafri Arifuddin dalam beberapa kesempatan sebelumnya telah menegaskan komitmennya menjalankan pemerintahan yang transparan.

Appi berjanji tidak akan mengakomodir pejabat yang terindikasi memiliki masalah hukum.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong
Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 04:29 WITA

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh

Sabtu, 12 September 2026 - 02:18 WITA

BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Berita Terbaru