BMKG Ungkap “Pulau Baru” di Tanimbar hanya Fenomena Alam Biasa

Rabu, 11 Januari 2023 - 01:51 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

BMKG Ungkap “Pulau Baru” di Tanimbar hanya Fenomena Alam Biasa

BMKG Ungkap "Pulau Baru" di Tanimbar hanya Fenomena Alam Biasa

Ringkasan

BMKG menyebut kemunculan “pulau baru” di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, sebagai fenomena alam biasa berupa gunung lumpur atau mud volcano. Peristiwa itu muncul setelah gempa M 7,5 dan memicu evakuasi warga sekitar.

Daryono menjelaskan, gunung lumpur terbentuk ketika cairan dan gas bawah tanah keluar melalui rekahan akibat tekanan tektonik atau guncangan gempa. Menurut BMKG, bentuk daratan baru seperti ini umumnya akan hilang dengan sendirinya.

Zonafaktualnews.com – Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan, munculnya “pulau baru” di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, hanya fenomena alam biasa

BACA JUGA :  BMKG Bantah Soal Suhu Panas Makassar Capai 40 Derajat Celcius

“Sebenarnya peristiwa alam semacam ini merupakan fenomena alam biasa yang dikenal dengan istilah kemunculan gunung lumpur yang populer disebut sebagai “mud volcano”,” kata Daryono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/1/2023)

Daryono menyampaikan, “pulau baru” muncul di permukaan laut di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, terjadi pasca gempa berkekuatan M 7,5 membuat masyarakat sekitar melakukan evakuasi.

BMKG mengatakan nantinya gunung lumpur tersebut akan hilang dengan sendirinya.

BACA JUGA :  NASA Tercengang, Fenomena Mawar Merah Ternyata Ada di Alquran

“Namun demikian umumnya pulau baru ini akan hilang dengan sendirinya,” ujarnya

Dia mengatakan munculnya gunung lumpur ini disebut sebagai “mud volcano”. Gunung lumpur seperti di Tanibar ini terkadang muncul di permukaan beberapa saat pasca terjadinya gempa kuat.

Secara fisis, kata Daryono, tekanan di dalam lapisan kulit bumi terakumulasi ketika cairan dan gas bawah tanah tidak dapat keluar akibat terjebak dalam lapisan sedimen.

“Material lunak ini terperangkap yang kemudian dapat menjadi overpressure jika ditekan oleh gaya tektonik atau karena adanya masukan guncangan gempa kuat sebagai “input motion'”,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kakak Beradik di Maluku Dianiaya Oknum Brimob, Satu Meninggal, Satu Patah Tulang

“Gunung lumpur pulau baru akhirnya terbentuk ketika cairan dan gas dalam bumi menemukan jalan keluar ke permukaan melalui rekahan batuan yang terbentuk akibat guncangan gempa kuat,” pungkasnya.

 

Editor : Isal
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah