Biaya Hapus Dosa di Ponpes Al Kafiyah Rp 30 Juta, Bisa Bobo Bareng Santriwati

Jumat, 30 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Video Wanita Bercadar Jadi Imam Shalat Laki-laki

Tangkapan Layar Video Wanita Bercadar Jadi Imam Shalat Laki-laki

Zonafaktualnews.com – Terkuak kabar Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kafiyah bisa menghapus dosa-dosa.

Dikatakan dalam biaya menghapus dosa cukup membayar Rp 30 juta dan bisa tidur bersama santriwati.

Hal itu terungkap melalui dari akun YouTube Gubez Mamaz Karyo yang sekaligus sebagai pembawa acara tersebut yang dilihat media ini pada Jumat (30/6/2023)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Boleh berbuat dosa dan semua dosa bisa dihapuskan.Untuk menghapus dosa bayar mahar juga,” tanya pembawa acara di Kanal YouTube Gubez Mamaz Karyo.

Sementara untuk mahar dikatakan bahwa orang yang ingin menebus dosa adalah Rp30 juta yang sudah termasuk dalam pengajian di Ponpes Al Kafiyah.

Selain itu, jika sudah bergabung dengan pengajian Al Kafiyah maka diperbolehkan untuk satu kamar dengan santriwati.

Tangkapan Layar Video, Santriwati Ponpes Al Kafiyah

Diberitakan sebelumnya, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kafiyah hebohkan jagat maya. Pasalnya, seorang wanita bercadar menjadi imam para laki-laki

BACA JUGA :  Rumah Bernyanyi INBOX Parepare Disegel, Puluhan Botol Minuman Beralkohol Disita

Berdasarkan unggahan video akun Instagram @ndorobei.official, yang dilihat pada Jumat (30/6/2023) wanita bercadar dengan pakaian berwarna hijau menjadi imam shalat.

Tampak, di belakang perempuan tersebut justru terdapat tiga orang pria yang menjadi makmum shalat

Sedangkan, di bagian sampingnya terdapat tiga wanita lain yang mengenakan mukena juga cadar yang terlihat memperhatikan kegiatan shalat itu.

Tak hanya itu, terdapat lilin menyala di hadapan wanita bercadar yang menjadi imam tersebut. Sehingga diduga, yang dilakukan mereka adalah ritual, bukan sembahyang.

Pada bagian tembok belakang orang yang sedang shalat itu terdapat spanduk bertuliskan, “Ponpes Al Kafiyah. Pimpinan Guru Besar Ustadzah Umariyah”

Keanehan lainnya dari Ponpes Al Kafiyah itu yakni adanya kegiatan menunaikan shalat dilakukan di depan rumah berwarna kuning tanpa sajadah.

Hal lain yang membuat netizen geram adalah gerakan shalat yang berbeda dari gerakan shalat pada umumnya.

BACA JUGA :  Joget Nyeleneh di Tanah Suci, Wanita Cadar Indonesia Tak Bermoral

Netizen juga dibuat menganga lantaran dalam spanduk tersebut tertulis bahwa Ponpes Al Kafiyah bisa menghapuskan dosa-dosa.

Dalam informasi di spanduk juga dituliskan menerima pengobatan medis, menerima santri baru, mengajarkan semua ilmu.

Dalam video lainnya, ada fakta mengejutkan lagi yang di ungkapkan salah satu santri Ponpes Al Kafiyah. Santri tersebut mengaku Shalat Isya 100 rakaat untuk stok satu minggu.

Dalam video yang beredar, belum jelas di mana lokasi Ponpes tersebut. Apakah video yang diunggah merupakan kejadian asli atau hanya rekayasan belaka demi sebuah konten.

Namun berdasarkan berbagi informasi yang diterima, lokasi Ponpes Al Kafiyah tersebut berada satu lokasi dengan Padepokan Sendang Sejagat

Tepatnya, berada di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Tangkapan Layar Video, Wanita Bercadar Jadi Imam Shalat Laki-laki di Ponpes Al Kafiyah

Kendati demikian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya buka suara.

BACA JUGA :  Siswi SMA yang Dianiaya Patah Tulang, Briptu AD Sangka Korban Pria

Wakil Ketua MUI Anwar Abbas mengatakan bahwa setiap umat Islam harus mengikuti tuntunan Al-Qur’an dan As-sunah saat beribadah.

Jika tidak mengikuti tuntutan tersebut, maka hukumnya haram kecuali kalau ada dalil yang membolehkannya.

Anwar menjelaskan, sepanjang hidupnya Nabi Muhammad SAW selalu menjadi imam kalau salat bersama jamaah laki-laki maupun perempuan.

Jika tidak bisa, maka Nabi Muhammad SAW pasti akan meminta Abu Bakar menjadi imam.

“Kalau kita lihat sejarah maka kita akan tahu bahwa Nabi Muhammad SAW dan sahabat serta generasi setelah sahabat belum pernah ada menunjuk perempuan menjadi imam bagi jamaah laki-laki,” tuturnya.

Maka dari itu, Anwar pun menilai jika ada perempuan yang ditunjuk untuk menjadi imam bagi jamaah laki-laki itu merupakan tindakan bid’ah atau mengada-ada. Tindakan itu pun merupakan perbuatan yang terlarang.

“Jelas merupakan tindakan bid’ah atau mengada-ada. Dan mengada-ada dalam masalah ibadah hal itu jelas merupakan sebuah perbuatan yang terlarang,” ujarnya

 

Editor : Isal
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya
Viral, Dua Pria Terekam “Solo Karier” di Tengah Penumpang Bus Transjakarta
Viral! Lagu Sedih Anak Korban Perceraian di Bulukumba, Suara Adiba Bikin Haru
Aktivis-Wartawan Ditangkap di Morowali Bak Teroris: “Jangan Dikasih Begitu Kakakku, Telaso”
Heboh! Jenazah Pemuda di Jember “Hidup Kembali” Saat Prosesi Pemandian
Tak Terima Ditegur Saat Serobot Antrean, Oknum Dosen di Makassar Ludahi Kasir
Ramal Kiamat 25 Desember 2025 Tak Terjadi, Nabi Gadungan Asal Ghana Revisi Ulang
Keterlaluan! Kelurahan Maricaya Baru ‘Paksa’ Nenek yang Sakit Datang Ambil Raskin

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:32 WITA

Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:50 WITA

Viral, Dua Pria Terekam “Solo Karier” di Tengah Penumpang Bus Transjakarta

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:48 WITA

Viral! Lagu Sedih Anak Korban Perceraian di Bulukumba, Suara Adiba Bikin Haru

Senin, 5 Januari 2026 - 16:10 WITA

Aktivis-Wartawan Ditangkap di Morowali Bak Teroris: “Jangan Dikasih Begitu Kakakku, Telaso”

Senin, 5 Januari 2026 - 10:35 WITA

Heboh! Jenazah Pemuda di Jember “Hidup Kembali” Saat Prosesi Pemandian

Berita Terbaru