Berantas Mafia Skincare, Solar, dan Rokok Ilegal, PTKP Badko HMI Sulselbar Aksi di Jalan

Rabu, 30 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan mahasiswa PTKP Badko HMI Sulselbar menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Alauddin dan Fly Over Makassar.

Ratusan mahasiswa PTKP Badko HMI Sulselbar menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Alauddin dan Fly Over Makassar.

Zonafaktualnews.com – Ratusan mahasiswa PTKP Badko HMI Sulselbar menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Alauddin dan Fly Over Makassar pada Selasa (30/10/2024).

Aksi ini menuntut tindakan tegas pemerintah terhadap praktik mafia yang merugikan masyarakat, termasuk mafia skincare, solar, dan rokok ilegal.

Dalam orasinya, para demonstran memulai dengan mengecam pelanggaran HAM dan kriminalisasi aktivis yang terus terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menegaskan bahwa negara harus melindungi hak-hak individu dan memastikan keadilan bagi mereka yang teraniaya.

BACA JUGA :  Kapolrestabes Makassar Klaim Polisi Ada Meski Gedung DPRD Dibakar Massa

“Kami menuntut agar semua bentuk intimidasi dan represifitas terhadap aktivis dihentikan,” seru salah satu orator di hadapan massa.

Mahasiswa juga menyoroti perlunya netralitas ASN, TNI, dan Polri dalam menjalankan tugasnya.

“Netralitas adalah prinsip dasar yang harus dijunjung tinggi. Keterlibatan mereka dalam politik praktis hanya akan merusak kepercayaan masyarakat,” tegas mereka.

Selain itu, PTKP Badko HMI juga mengangkat isu komersialisasi pendidikan yang dinilai mengancam akses dan kualitas pendidikan.

Mereka mendesak pemerintah untuk mengutamakan keadilan dalam penyediaan pendidikan agar tidak ada anak yang terhambat untuk belajar.

BACA JUGA :  Advokat Dikriminalisasi, Koalisi Sulsel Desak Kasat Reskrim Makassar Dicopot

Dalam konteks pemberantasan mafia, mereka menegaskan bahwa praktik mafia skincare di Sulselbar harus dihentikan.

“Kami menuntut tindakan tegas dari pemerintah untuk mengawasi dan menindak penjualan produk skincare ilegal yang dapat membahayakan konsumen,” ungkap koordinator aksi.

Demonstran juga menekankan pentingnya menghentikan perampasan ruang hidup masyarakat dan menuntut agar pemerintah melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi hidup mereka.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Bekuk 10 Pelaku Perusakan dan Pembakaran Gedung DPRD Makassar

“Perlindungan hak-hak masyarakat adat dan lokal harus diperkuat,” tambah mereka.

Aksi unjuk rasa ini diakhiri dengan seruan untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas dan menuntaskan kemiskinan, dengan harapan agar setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki nasib dan hidup bermartabat.

Dengan beragam tuntutan yang diusung, PTKP Badko HMI Sulselbar menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia di Sulawesi Selatan dan Barat.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi
Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500
Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Tenang tapi Mematikan, Strategi Hukum Nur Amin Tantu Bikin DPD Kosipa Terancam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:27 WITA

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:25 WITA

Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi

Senin, 19 Januari 2026 - 02:46 WITA

Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:37 WITA

Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:25 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung

Berita Terbaru