Setahun Hilang, Feni Sales Mobil Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat di Palopo

Minggu, 23 Februari 2025 - 02:21 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Feni Ere Sales Mobil (Instagram)

Feni Ere Sales Mobil (Instagram)

Zonafaktualnews.com – Kisah tragis menimpa Feni, seorang sales mobil asal Palopo, Sulawesi Selatan, yang hilang selama setahun sebelum akhirnya ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.

Tubuh Feni ditemukan pada 7 Februari 2025 di sebuah hutan dengan tangan terikat, menambah misteri di balik kematiannya.

Mobil miliknya, yang juga hilang, semakin menguatkan dugaan bahwa kasus ini berkaitan dengan profesinya sebagai sales mobil. Namun, ada sejumlah kejanggalan yang membuat kasus ini semakin rumit.

Telepon genggam dan perhiasan emas Feni sales mobil ditemukan masih tersimpan rapi di lemari rumahnya, menepis dugaan bahwa motif kejadian ini adalah perampokan biasa.

BACA JUGA :  Makassar Dikepung Banjir, Lalu Lintas Lumpuh dan Pohon Tumbang

“Mobilnya hilang, tapi HP dan emasnya ada semua di lemarinya Feni,” ungkap Parman, ayah korban.

Mobil Feni kemudian ditemukan pada Juli 2024 di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, terparkir di sebuah rumah kosong.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki keterkaitan penemuan mobil tersebut dengan kematian Feni sales mobil.

Feni terakhir kali menghubungi orang tuanya pada 24 Januari 2024, mengabarkan bahwa ia telah kembali ke Palopo setelah bepergian ke Malili, Luwu Timur.

Namun, keesokan harinya, Feni tidak bisa dihubungi lagi. Ayahnya, Parman, menemukan rumah putrinya dalam kondisi mencurigakan dengan percikan darah di lantai dan kasur, serta celana panjang berlumuran darah di belakang pintu.

BACA JUGA :  Sopir Barang Ungkap Modus Mafia BBM Solar di SPBU Bojo Barru

“Kudapat percikan darah di lantai dan kasurnya, sama ada celana sor penuh darah di belakang pintu,” ungkap Parman.

Polisi telah memeriksa 10 saksi, termasuk rekan kerja dan teman dekat Feni sales mobil, namun belum ada tersangka yang ditetapkan.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Sayed Ahmad Aidid, menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut.

“Sudah ada 10 orang yang kami periksa untuk kasus ini. Mereka adalah orang-orang yang bertemu Feni sebelum dinyatakan hilang, termasuk teman dekatnya,” kata AKP Sayed Ahmad Aidid.

Hingga saat ini, kasus kematian Feni sales mobil masih menyisakan banyak pertanyaan.

BACA JUGA :  Kadisdik Makassar Pimpin Upacara, Bahas Perkembangan PPDB

Masyarakat pun menantikan kejelasan dari pihak berwajib untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motif di balik tragedi ini.

Dengan hilangnya mobil dan ditemukannya barang berharga milik Feni, kasus ini semakin rumit dan membutuhkan penyelidikan mendalam.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Jalur Tikus Antarprovinsi Jadi Surga Mafia BBM-LPG, Celah Ilegal Diminta Disekat
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Selasa, 8 September 2026 - 13:34 WITA

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 September 2026 - 01:39 WITA

Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:34 WITA