Ratusan Bendera Ormas Disapu Bersih Polisi

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat menurunkan bendera ormas di Jakarta (Foto: Polres Metro Jakpus)

Petugas saat menurunkan bendera ormas di Jakarta (Foto: Polres Metro Jakpus)

Zonafaktualnews.com – Ratusan bendera ormas di berbagai titik ruang publik Jakarta akhirnya diturunkan oleh aparat kepolisian dalam rangka Operasi Brantas Jaya 2025.

Sebanyak 109 bendera milik ormas yang terpasang tanpa izin ini menjadi sasaran dalam operasi yang dilakukan Polres Metro Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan langkah tegas untuk menegakkan aturan dan menjaga ketertiban umum di ibu kota.

“Kami tidak ingin ruang publik dikuasai oleh simbol-simbol kelompok tertentu yang bisa menimbulkan ketegangan,” ujar Susatyo, Jumat (9/5/2025).

Operasi ini dilakukan serentak di delapan wilayah Polsek jajaran, dengan titik terbanyak di Kecamatan Sawah Besar, di mana sebanyak 32 bendera dicopot dari berbagai lokasi.

Penurunan bendera ormas ini bertujuan menghindari gesekan horizontal antar kelompok dan menjaga situasi yang kondusif bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Adik Dicabuli, Kakak Ditikam, Dua Pelaku Penyerangan Keluarga Habib Bahar Ditangkap

Selain itu, Polda Metro Jaya menggelar Apel Siaga Anti Premanisme untuk memperkuat pemberantasan aksi premanisme yang marak terjadi di beberapa wilayah.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto menjelaskan bahwa operasi ini akan berlangsung selama 15 hari, dari 9 hingga 23 Mei 2025, dengan pendekatan hukum yang komprehensif dan terukur.

“Operasi ini tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga dilengkapi dengan langkah-langkah preventif untuk memastikan ketertiban tetap terjaga,” jelas Karyoto.

BACA JUGA :  Polisi Gerebek Pesta Seks Gay di Jaksel, 56 Pria Diciduk di Kamar Hotel

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru