Puasa Ramadan 2026 Tinggal Hitungan Hari, Muhammadiyah Tetapkan Mulai 18 Februari

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pemantau hilal melakukan rukyatul hilal saat matahari terbenam untuk menentukan awal Ramadan

Tim pemantau hilal melakukan rukyatul hilal saat matahari terbenam untuk menentukan awal Ramadan

Zonafaktualnews.com – Puasa Ramadan 2026 diperkirakan akan segera dimulai dalam hitungan hari.

Muhammadiyah menjadi organisasi Islam pertama yang menetapkan secara resmi awal Ramadan 1447 Hijriah, sehingga umat Islam yang mengikuti kalender persyarikatan tersebut sudah memiliki kepastian waktu untuk mempersiapkan ibadah puasa.

Penetapan itu tertuang dalam Maklumat Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam maklumat tersebut, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sementara Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H ditetapkan pada Jumat, 20 Maret 2026.

Keputusan ini didasarkan pada metode hisab hakiki dengan pendekatan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), yang menjadi rujukan Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriah.

BACA JUGA :  Mana yang Didahulukan: Takjil, Salat Magrib, atau Makan Berat? Begini Penjelasan Buya Yahya

Dengan dasar tersebut, Muhammadiyah menilai hilal sudah memenuhi kriteria untuk memasuki bulan Ramadan pada pertengahan Februari 2026.

Jika dihitung sejak 31 Januari 2026, maka waktu menuju awal puasa menurut Muhammadiyah tersisa sekitar 18 hari.

Artinya, umat Islam yang mengikuti keputusan Muhammadiyah diperkirakan mulai menjalankan ibadah puasa lebih awal dibandingkan sebagian kalender lainnya.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI masih menggunakan kalender perkiraan.

Berdasarkan perhitungan awal yang mengacu pada kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun, tanggal tersebut belum bersifat final.

BACA JUGA :  Pemerintah Tetapkan Idul Adha Jatuh Pada 17 Juni 2024

Kepastian awal Ramadan versi pemerintah baru akan ditentukan melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Februari 2026, bertepatan dengan 29 Syakban 1447 H, di Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag, Jakarta.

Sidang ini akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dihadiri berbagai unsur, mulai dari perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, para ahli falak, DPR, hingga Mahkamah Agung.

Di sisi lain, Nahdlatul Ulama (NU) hingga kini juga belum mengumumkan keputusan resmi terkait awal Ramadan 2026.

NU menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU) yang memadukan perhitungan astronomi dengan pengamatan langsung hilal. Pemantauan hilal dijadwalkan dilakukan pada 29 Syakban sebelum keputusan diumumkan ke publik.

BACA JUGA :  Arab Saudi Rayakan Idul Fitri 30 Maret, Indonesia Tetapkan 31 Maret

Dengan metode tersebut, awal puasa versi NU diperkirakan akan sejalan dengan keputusan pemerintah, yakni berada pada rentang 18 hingga 19 Februari 2026.

Adapun terkait hari libur nasional, pemerintah telah menetapkan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada 21–22 Maret 2026 melalui SKB 3 Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026. Dari ketentuan itu, awal Ramadan 2026 secara umum diproyeksikan jatuh pada pertengahan Februari.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kemenkes Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Sebarkan Hoaks Virus Nipah
Terdesak Sabu, Dua Pembobol Rumah dan Indekos di Makassar Ditangkap Polisi
Mangrove Dibabat Habis Jadi Arang, Warga di Takalar Desak Polisi Bertindak
Mahendra Siregar Mundur dari Ketua Dewan OJK, Tiga Pejabat Lain Mengikuti
Propam Tak “Berdaya” Adili 4 Oknum Polisi Brutal, Laporan Istri Korban di Takalar Terlantar
Karier di Lapangan Hijau Berakhir, Eks Pemain PSM U-21 Terjerat Kasus Penggelapan
Buntut Kasus Suami Korban Jambret Dijadikan Tersangka, Kapolres Sleman Dicopot
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:31 WITA

Kemenkes Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Sebarkan Hoaks Virus Nipah

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:38 WITA

Puasa Ramadan 2026 Tinggal Hitungan Hari, Muhammadiyah Tetapkan Mulai 18 Februari

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:08 WITA

Terdesak Sabu, Dua Pembobol Rumah dan Indekos di Makassar Ditangkap Polisi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:14 WITA

Mangrove Dibabat Habis Jadi Arang, Warga di Takalar Desak Polisi Bertindak

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:58 WITA

Mahendra Siregar Mundur dari Ketua Dewan OJK, Tiga Pejabat Lain Mengikuti

Berita Terbaru