Polres Sinjai Hanya Jual Janji, Gagal Tuntaskan Kasus Korupsi Ceklok?

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis antikorupsi Sinjai, Musadaq

Aktivis antikorupsi Sinjai, Musadaq

Zonafaktualnews.com – Polres Sinjai kembali menjadi sorotan publik setelah dianggap gagal menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan sistem absensi sidik jari (Ceklok) di Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Kasus yang menyeret nama Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, ini dinilai berjalan di tempat tanpa kejelasan.

Sejak bergulir tahun lalu, penyelidikan kasus ini tampak stagnan. Dalam konferensi pers akhir 2024, Kasatreskrim Polres Sinjai sempat berjanji akan mengumumkan tersangka pada awal 2025.

Namun, hingga Maret 2025, belum ada satu pun tersangka yang ditahan, meskipun pihak kepolisian telah memeriksa ratusan bendahara sekolah.

Situasi ini memicu gelombang kekecewaan dari aktivis antikorupsi di Sinjai. Musadaq, salah satu pegiat antirasuah, mengecam lambannya penanganan kasus ini dan menuntut transparansi dari aparat penegak hukum.

“APH harus transparan ke publik terkait semua proses hukum yang sedang berjalan. Jangan ada upaya menutup-nutupi. Kami menuntut keseriusan APH dalam menyelesaikan kasus ini jika masih ingin membangun kepercayaan publik,” ujar Musadaq, Rabu (12/3/2025).

BACA JUGA :  PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Alih-alih memberikan kejelasan, aparat kepolisian tampak memilih bungkam. Kasatreskrim Polres Sinjai, AKP A. Rahmatullah, enggan berkomentar saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus ini.

Hal serupa juga disampaikan Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Sahabuddin, yang mengaku belum mendapat informasi terbaru dari tim Reskrim.

Sebelumnya, dalam konferensi pers pada Jumat (7/2/2025), Polres Sinjai sempat memaparkan bahwa mereka telah memeriksa 291 bendahara sekolah serta mantan Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa.

Namun, saat wartawan menanyakan keterlibatan seorang berinisial “R,” yang disebut-sebut sebagai tangan kanan Andi Jefrianto saat menjabat Kadisdik, Kasatreskrim terlihat enggan menjawab dan menyerahkan mikrofon ke Kanit Tipikor.

BACA JUGA :  Tragis! Melerai Keributan Tetangga, Pemuda Tewas Ditikam

Publik kini mempertanyakan komitmen Polres Sinjai dalam menangani kasus ini. Apakah kepolisian benar-benar serius atau hanya sekadar menjual janji tanpa realisasi?

Kejelasan dan langkah tegas sangat dinantikan agar kasus ini tidak menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di Sinjai.

 

 

(SB/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Pria di Makassar Dicokok Polisi Usai Gasak Uang dan Anting Emas Tetangga
Pertamina Pangkas Harga BBM Juli 2026, Ini Daftar Terbaru di Seluruh Provinsi
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara
Bahtiar Menang Praperadilan, Kejati Sulsel Buka Peluang Penyidikan Ulang
Danantara Sikat BUMN Bermasalah, Ribuan Direksi Berpotensi Terseret Kasus Korupsi
Ditampar Kakak Ipar Usai Akad Nikah di Takalar, Pengantin Pria Minta Cerai
Budiman S Minta Hakim MA Objektif Telisik Fakta Kasasi Sengketa Perdata PN Maros
HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:02 WITA

Pria di Makassar Dicokok Polisi Usai Gasak Uang dan Anting Emas Tetangga

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:34 WITA

Pertamina Pangkas Harga BBM Juli 2026, Ini Daftar Terbaru di Seluruh Provinsi

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:37 WITA

Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:17 WITA

Bahtiar Menang Praperadilan, Kejati Sulsel Buka Peluang Penyidikan Ulang

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:49 WITA

Danantara Sikat BUMN Bermasalah, Ribuan Direksi Berpotensi Terseret Kasus Korupsi

Berita Terbaru