Ngeri, Anak di Makassar Tebas Ibu Kandung dengan Parang

Selasa, 24 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Sarniaty Diamankan Polisi dan Ibu Kandung Terkapar Usai Diparangi Anak Kandung

Foto Kolase : Sarniaty Diamankan Polisi dan Ibu Kandung Terkapar Usai Diparangi Anak Kandung

Zonafaktualnews.com – Seorang anak bernama Sarniaty (39) tega menyerang ibu kandungnya dengan parang.

Insiden ini berlangsung pada Selasa (25/9/2024) di Jalan Tinumbu Lorong 148 C, Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Makassar.

Kronologi Kejadian

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden ini berawal ketika Siti Syamsiah (64) menegur anaknya, Sarniaty, untuk membersihkan rumah.

Sarniaty, yang diketahui mengalami gangguan jiwa, tidak terima dengan teguran tersebut.

BACA JUGA :  Perang Petasan Pecah di 2 Wilayah Makassar, Maccini Heboh Busur Vs Petasan

Dalam keadaan marah, ia mengambil sebilah parang dan melancarkan serangan brutal terhadap ibunya.

Akibatnya, Siti mengalami sejumlah luka, termasuk patah tulang di pergelangan tangan kiri dan siku kanan, serta luka terbuka di wajah dan lengan.

Respon Keluarga dan Penegakan Hukum

Ayah pelaku, Hakim, menjelaskan bahwa Sarniaty telah lama berjuang melawan gangguan jiwa dan sering menunjukkan perilaku agresif.

Usai kejadian, Polsek Bontoala segera mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku serta barang bukti.

BACA JUGA :  Tersengat Listrik Saat Bermain HP, Mahasiswa UNM Tewas

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kondisi Korban dan Upaya Penanganan

Saat ini, Siti Syamsiah masih dalam perawatan medis di rumah sakit, di mana dokter berjuang untuk menyelamatkan nyawanya dari luka-luka parah yang diderita.

Kejadian ini telah menghebohkan masyarakat setempat, yang tidak menyangka akan terjadinya kekerasan dalam sebuah keluarga.

BACA JUGA :  Oknum Ustaz TPA di Makassar Diduga Sodomi Anak 9 Tahun, Keluarga Tolak Upaya Damai

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar kini menangani kasus ini, berkomitmen untuk menyelidiki lebih dalam dan memberikan perlindungan bagi korban.

Masyarakat dihimbau untuk lebih memperhatikan kesehatan mental anggota keluarga dan segera melapor jika menemukan perilaku mencurigakan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Pesawat ATR 42-500 Diperkirakan Hilang Kontak di Sekitar Leang-leang Maros
Ayah Pemenang Hak Asuh di Takalar Banting Bayi dan Hajar Mantan Istri
Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG
Pemuda di Maros Dikeroyok Polisi Usai Bakar Petasan hingga Dipaksa Minum Miras
Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit
Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sumatera Terus Bertambah Jadi 659 Orang
Bencana Banjir Sibolga Menelan Korban Jiwa, Evakuasi Terus Dilakukan
Bus Rombongan Jemaah Umrah dari Wonomulyo Polman Terjungkal di Pangkep

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:45 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diperkirakan Hilang Kontak di Sekitar Leang-leang Maros

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:10 WITA

Ayah Pemenang Hak Asuh di Takalar Banting Bayi dan Hajar Mantan Istri

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:11 WITA

Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:05 WITA

Pemuda di Maros Dikeroyok Polisi Usai Bakar Petasan hingga Dipaksa Minum Miras

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:15 WITA

Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terbaru