Makassar, Barru, dan Parepare Lumpuh Akibat Banjir, Jalan Poros Jadi Sungai Dadakan

Sabtu, 21 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Jalur trans-Sulawesi, termasuk Jalan Poros Makassar-Parepare dan Barru-Soppeng, lumpuh akibat banjir

Foto Kolase : Jalur trans-Sulawesi, termasuk Jalan Poros Makassar-Parepare dan Barru-Soppeng, lumpuh akibat banjir

Zonafaktualnews.com – Hujan deras yang mengguyur Sulawesi Selatan sejak Jumat malam (20/12/2024) menyebabkan banjir besar yang melumpuhkan aktivitas di Makassar, Barru, dan Parepare.

Jalan-jalan poros utama yang menghubungkan ketiga wilayah tersebut berubah menjadi sungai dadakan, membuat akses transportasi terputus total.

Jalur trans-Sulawesi, termasuk Jalan Poros Makassar-Parepare dan Barru-Soppeng, tak bisa dilalui karena genangan air yang mencapai ketinggian hingga 120 cm.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memaksa warga dan kendaraan yang melintas untuk berhenti total.

BACA JUGA :  1.884 Warga Makassar Mengungsi Akibat Banjir, Manggala Jadi Wilayah Terparah

“Kondisi jalur Barru-Parepare dan Soppeng saat ini benar-benar lumpuh. Di depan SPBU Siawung, Kecamatan Barru, air sudah menggenang tinggi, dan kendaraan tidak dapat lewat,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Barru, Umar, Sabtu (21/12/2024).

Selain itu, di Desa Ajakkang, Kecamatan Soppeng Riaja, dan Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Riaja, akses jalan juga terputus.

“Kami kesulitan menyalurkan bantuan karena banyak jalan yang putus,” tambah Umar.

BACA JUGA :  Banjir Menggenang Makassar Lagi, Sejumlah Jalan dan Rumah Warga Terimbas

Tidak hanya jalan utama, banjir juga merendam permukiman warga. Salah satu rumah di Dusun Binuang, Kecamatan Balusu, Barru, bahkan roboh akibat diterjang arus air yang kuat.

“Airnya sangat deras. Rumah kami terendam hingga di atas satu meter, dan satu rumah di kampung kami sudah roboh tadi pagi,” ungkap Muhaimin Hasan, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Barru.

Saat ini, tim BPBD terus berupaya melakukan evakuasi terhadap warga terdampak dan mencari jalur alternatif untuk menyalurkan bantuan. Namun, kondisi cuaca yang belum kondusif menjadi tantangan tersendiri.

BACA JUGA :  Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi

Di Makassar, beberapa ruas jalan juga tergenang, mengakibatkan kemacetan parah dan aktivitas warga terganggu.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah drainase dan mitigasi banjir, yang sudah menjadi langganan di wilayah ini.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi
Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500
Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Tenang tapi Mematikan, Strategi Hukum Nur Amin Tantu Bikin DPD Kosipa Terancam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:27 WITA

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:25 WITA

Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi

Senin, 19 Januari 2026 - 02:46 WITA

Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:37 WITA

Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:25 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung

Berita Terbaru