Lubang Tambang Ilegal di Bajeng Makin Menganga, Excavator Terus Menggerus Lahan

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk dan excavator terlihat beroperasi di lokasi tambang pasir ilegal di Dusun Ballaparang, Desa Pannyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, meski hujan mengguyur.

Truk dan excavator terlihat beroperasi di lokasi tambang pasir ilegal di Dusun Ballaparang, Desa Pannyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, meski hujan mengguyur.

Zonafaktualnews.com – Lubang tambang pasir yang diduga ilegal di Dusun Ballaparang, Desa Pannyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, semakin menganga.

Ironisnya, aktivitas tambang pasir tersebut tetap beroperasi meski hujan terus mengguyur.

Pantauan media pada Senin (24/11/2025), memperlihatkan satu unit excavator terus bekerja mengeruk tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mesin pengeruk tersebut rutin mengisi muatan pasir ke sejumlah dump truk yang berjejer menunggu giliran.

Pengamatan lainnya, lahan tersebut berubah menjadi lubang besar dan menganga akibat genangan air hujan.

BACA JUGA :  Tebar Fitnah, Tolak Klarifikasi, 3 Media di Gowa Dilaporkan Termasuk Ketum Labraki

Meski pengelola lokasi sering berdalih bahwa aktivitas tersebut untuk proyek percetakan kolam ikan, fakta di lapangan berbeda.

Nama Daeng Raja’ disebut-sebut warga sebagai pihak yang mengelola tambang tersebut.

Menurut masyarakat, kegiatan ini telah lama berlangsung tanpa papan informasi izin maupun pengawasan dari pemerintah dan aparat terkait.

Seorang warga yang enggan disebut identitasnya menyampaikan keresahan akibat dampak operasi tambang itu.

BACA JUGA :  Tim Kuasa Ishak Hamzah Laporkan 3 Oknum Polda Sulsel ke Kapolri

“Sudah musim hujan, jalanan jadi becek dan licin. Tanah dari lokasi tambang terbawa keluar lewat ban mobil besar. Lumpur menyebar sampai ke jalan umum,” keluhnya.

Selain lumpur dan kerusakan jalan, warga juga khawatir lubang galian yang dalam dapat menimbulkan bencana lain.

Risiko banjir, longsor, dan bahaya bagi anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi menjadi perhatian serius masyarakat.

Kekhawatiran serupa juga diungkapkan pengguna jalan, Jafar meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hokum segera bertindak.

BACA JUGA :  Gangster Berulah, Payudara Bidan di Gowa Tertancap Busur

“Kalau tambang ini ilegal, jangan dibiarkan. Kalau salah, proses hukum. Saya bertanya, apakah ada yang membackup sampai bisa bebas beroperasi?” ujarnya kepada media.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah daerah, Polres Gowa dan Polda Sulsel, belum memberikan pernyataan resmi terkait operasi tambang tersebut.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru