Lagi Duduk-duduk, Kepala Dusun di Maros Diserang Pembusur, Pipi Tertancap Panah

Senin, 3 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Busur panah yang sering digunakan oleh kelompok begal menyerang orang-orang tak bersalah (Foto Ilustrasi)

Busur panah yang sering digunakan oleh kelompok begal menyerang orang-orang tak bersalah (Foto Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Momen santai seorang kepala dusun di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, berubah menjadi insiden mengerikan.

Kepala Dusun Ongkoe, Sahril (43), tiba-tiba diserang oleh sekelompok pemotor tak dikenal saat tengah duduk-duduk di teras rumahnya.

Salah satu pelaku melepaskan anak panah yang langsung menancap di pipi kanan korban.

Kapolsek Lau, AKP Ahmad Awad, mengungkapkan bahwa insiden terjadi pada Sabtu (1/3/2025) malam di Jalan Damai, Dusun Ongkoe, Desa Tellumpoccoe, Kecamatan Marusu.

Saat itu, korban sedang berbincang santai dengan seorang rekannya, Rendi, di depan rumah.

“Tiba-tiba, tiga orang pelaku yang berboncengan dalam satu motor melintas di lokasi. Dua di antaranya turun, meneriaki korban, lalu melepaskan anak busur yang mengenai pipi sebelah kanan korban,” jelas AKP Ahmad Awad kepada wartawan, Minggu (2/3/2025).

BACA JUGA :  Kabur dari Rumah, Terjebak Tipu Daya, Tukang Ojek di Maros Perkosa Gadis 16 Tahun 20 Kali

Setelah menyerang, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Sementara itu, korban yang mengalami luka akibat busur segera diarahkan ke Polres Maros untuk membuat laporan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pembusuran tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi kekerasan serupa.

BACA JUGA :  Bisnis “Crot” Berkedok Warkop Terbongkar, Pasutri di Maros Dibekuk

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru