Kisah Pilu Istri Prajurit TNI AU: Dianiaya Suami, Laporan ke POM AU Diabaikan

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Istri Prajurit TNI AU Dianiaya Suami

Foto Ilustrasi Istri Prajurit TNI AU Dianiaya Suami

Zonafaktualnews.com – Seorang istri prajurit TNI AU berinisial WK (24) harus menanggung derita fisik dan mental setelah berulang kali dianiaya oleh suaminya sendiri, Praka TLS (28), yang bertugas di Ambon, Maluku.

Ironisnya, laporan penganiayaan yang dia sampaikan ke pihak POM AU justru diabaikan, membuatnya semakin terjebak dalam lingkaran kekerasan.

Insiden pertama terjadi pada Juli 2024, saat pernikahan mereka baru berjalan tiga bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

WK menemukan suaminya sedang berkomunikasi dengan wanita lain melalui aplikasi TikTok.

Pertengkaran pun tak terhindarkan, dan berujung pada penganiayaan fisik oleh Praka TLS.

“Saya menanyakan mengapa dia chat dengan wanita lain, tapi alih-alih meminta maaf, dia malah mengambil sandal dan menampar wajah saya,” kenang WK dengan sedih.

BACA JUGA :  Suami Karate di Bulukumba Ditangkap Usai Aniaya Istri Hamil hingga Lebam-lebam

Kekerasan ini terus berulang, sering kali dipicu oleh hal-hal sepele. Praka TLS kerap meminta uang, dan jika permintaan itu tidak dipenuhi, WK menjadi sasaran amarahnya.

“Dia memukul saya, terutama di bagian wajah, jika saya tidak bisa memberinya uang,” ujar WK kepada wartawan, Senin (24/2/2025).

Pada Agustus 2024, WK memberanikan diri melapor ke istri Komandan Lanud (Danlanud) selaku Ketua Pia Ardhya Garini.

Dia disarankan untuk melapor ke POM AU. Namun, laporannya justru diabaikan.

Bahkan, WK malah dimarahi dan diancam oleh suaminya setelah melapor.

BACA JUGA :  Heboh, Video Opa Ambon dengan Wanita Muda Diburu Netizen

“Laporan saya tidak ditindaklanjuti. Saya malah dimarahi dan diancam,” kata WK dengan suara lirih.

Kekerasan kembali terjadi pada September 2024. Saat itu, Praka TLS memaksa WK memberikan uang kepada ibunya.

WK pun melapor ke POM AU dengan kondisi fisik yang memprihatinkan.

“Saya melapor dengan daster robek dan kepala bengkak, tapi tidak ada tindakan. Bahkan, suami saya mengakui perbuatannya di hadapan komandan, tapi kami hanya diberi nasihat,” ungkap WK.

WK mengaku hanya diberi uang Rp 1 juta sebulan oleh suaminya, sementara sisanya ditahan.

“Saat itu, saya tidak punya uang untuk diberikan kepada ibunya. Mau bagaimana lagi?” ujarnya.

BACA JUGA :  Bripka AI dan Wendi Berdamai, Proses Disiplin Berlanjut

Sementara itu, Kepala Penerangan Lanud Pattimura Ambon, Letda Sus Lulut Dwi Atmanto, enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Nanti kami akan memberikan informasi kembali,” ujarnya singkat.

Kisah WK menyoroti pentingnya penanganan serius terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga, terutama yang melibatkan anggota TNI.

Dia berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan penderitaannya.

“Sudah terlalu lama saya menderita. Saya hanya ingin keadilan,” tutup Istri Prajurit TNI AU ini dengan air mata.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru