Ketua Komite SMPN 2 Sungguminasa Diduga Korupsi, Sekdis Gowa Ikut Terseret

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMPN 2 Sungguminasa Gowa, Sulawesi Selatan

SMPN 2 Sungguminasa Gowa, Sulawesi Selatan

Zonafaktualnews.com – Ketua Komite SMPN 2 Sungguminasa, Gowa, Abbas, diduga menyelewengkan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024.

Pihak Komite Sekolah menuding Abbas mencairkan dana tersebut dari rekening komite tanpa prosedur yang benar dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi.

“Jadi ada aduan dari pihak Komite Sekolah SMPN 2 soal alokasi DAK yang dicairkan oleh Ketua Komite. Nilainya Rp200 juta lebih,” ungkap Koordinator Laksus, Mulyadi, Kamis (30/1/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mulyadi, dana tersebut seharusnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur sekolah. Namun, pada 2024, Abbas mencairkannya secara sepihak tanpa persetujuan bendahara.

BACA JUGA :  Terindikasi Korupsi, Ganjar Pranowo Dilaporkan ke KPK

“Nah di sini masalahnya, karena dana tersebut dicairkan lalu diduga dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Yang jadi masalah, dana dicairkan tanpa persetujuan bendahara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mulyadi mengungkap bahwa pencairan tersebut diduga atas rekomendasi dari Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis) Gowa.

Sekdis disebut-sebut memberikan izin kepada Abbas untuk mencairkan dan menyimpan dana tersebut.

“Ini jelas pelanggaran. Dana DAK itu berasal dari APBN, tidak boleh dikuasai pribadi apalagi disimpan. Seharusnya tetap berada di rekening komite,” paparnya.

Atas dasar itu, Mulyadi mempertanyakan peran Sekdis Pendidikan Gowa dalam memberikan rekomendasi pencairan dana DAK tersebut kepada Abbas.

BACA JUGA :  Wanita di Gowa Aniaya Balita hingga Alami Luka di Punggung

“Apa motifnya Sekdis memberi rekomendasi? Itu tidak boleh. Nah, ini yang patut dipertanyakan,” ujarnya.

Ia juga menilai kasus ini mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi. Oleh karena itu, Laksus berencana melakukan kajian lebih lanjut sebelum membawa kasus ini ke ranah hukum.

“Kita telaah dulu. Nanti kita putuskan, apakah akan dilaporkan ke kejaksaan atau kepolisian,” imbuh Mulyadi.

Sementara itu, Bendahara Komite SMPN 2 Sungguminasa, Bahar, membenarkan bahwa pencairan dana sebesar Rp200 juta lebih dilakukan oleh Abbas tanpa persetujuannya.

BACA JUGA :  Immanuel Ebenezer Terseret OTT KPK, Kursi Wamenaker Terancam Goyang

“Itu atas perintah Sekdis. Dana dicairkan oleh Ketua Komite dan menurut laporan, katanya dana itu dia pakai untuk kepentingan pribadi,” ungkap Bahar.

Bahar juga menyesalkan tindakan Sekdis yang memerintahkan Ketua Komite mengambil alih wewenangnya. Menurutnya, Sekdis seharusnya tidak mencampuri urusan internal Komite Sekolah.

Di sisi lain, upaya konfirmasi terhadap Abbas melalui WhatsApp siang tadi belum membuahkan hasil.

Hingga berita ini diturunkan, Abbas belum memberikan tanggapan atas dugaan yang ditujukan kepadanya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru