Kebiadaban Zionis Israel Makin Sontoloyo, 61.700 Anak dan Wanita Gaza Tewas

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan Kota Gaza porak-poranda dihantam zionis Israel (Ist)

Bangunan Kota Gaza porak-poranda dihantam zionis Israel (Ist)

Zonafaktualnews.com – Gelombang genosida Zionis Israel laknatullah kembali menyapu Jalur Gaza. Serangan militer yang makin brutal menghantam permukiman padat penduduk, menewaskan sedikitnya 61.700 warga sipil, mayoritas adalah anak-anak dan wanita.

Data terbaru dari Kantor Berita WAFA, Kamis, menunjukkan bahwa agresi ini telah memicu krisis kemanusiaan terdalam sejak dimulainya serangan pada 7 Oktober 2023.

Korban luka pun terus membengkak, mencapai 154.906 orang. Ribuan di antaranya masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan, terhalang evakuasi karena gempuran udara dan tembakan artileri yang tak kunjung berhenti. Hanya dalam 24 jam terakhir, 54 warga gugur dan 831 lainnya terluka akibat serangan membabi buta tersebut.

Sejak pelanggaran gencatan senjata pada 18 Maret lalu, korban jiwa bertambah 10.251 orang, sementara korban luka mencapai 42.865 orang.

Di luar itu, rumah sakit melaporkan empat kematian akibat kelaparan dalam satu hari terakhir, sehingga total korban kelaparan kini menjadi 239 jiwa, termasuk 106 anak-anak.

Penderitaan warga Gaza kian tak tertahankan. Banyak keluarga yang terpaksa mengungsi ke wilayah selatan tanpa tujuan jelas, hanya untuk menghindari bom berikutnya.

BACA JUGA :  Perbatasan Rafah Panas, Tentara Israel dan Mesir Baku Tembak

“Lebih baik mati di rumah sendiri daripada terus mengungsi tanpa arah,” ujar seorang ibu kepada Aljazeera.

Kesaksian serupa datang dari para janda, anak-anak yatim, hingga keluarga tahanan politik Palestina yang tak lagi memiliki tempat aman. Mereka menuntut dunia internasional memberikan perlindungan nyata, bukan sekadar kecaman di meja diplomasi.

Pengamat menilai pola serangan ini mengindikasikan rencana pendudukan kembali Gaza.

BACA JUGA :  Gencatan Senjata Israel-Gaza Dimulai, 33 Sandera Dibebaskan

Jika terus berlanjut, konsekuensi kemanusiaannya akan jauh lebih mengerikan bagi jutaan warga Palestina yang telah menjalani 22 bulan pengungsian, kelaparan, dan pertumpahan darah.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru