Kantor Penghubung Sultra Jadi Sasaran Kejati, Mungkinkah Ada Kasus Korupsi dengan APBD?

Selasa, 1 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Penghubung Pemprov Sultra Digeledah Kejati

Kantor Penghubung Pemprov Sultra Digeledah Kejati

Zonafaktualnews.com – Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Jakarta, yang seharusnya menjadi simpul utama koordinasi, kini berubah menjadi pusat sorotan.

Rabu siang, tim Kejaksaan Tinggi Sultra datang tanpa ampun. Pintu terbuka, ruangan mulai digeledah. Tak ada peringatan, tak ada basa-basi.

Petugas berompi hitam dengan corak merah itu bekerja dengan cepat, menyisir setiap sudut ruangan, mengacak dokumen-dokumen yang seharusnya menjadi rahasia negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto-foto mereka pun menyebar di grup WhatsApp, hebohkan media sosial. Muncul satu pertanyaan yang menggantung: Ada apa di balik penggeledahan ini?

BACA JUGA :  Johnny G Plate, "Perampok" Uang Rakyat Rp 8 T Dijebloskan di Rutan

APBD, yang mestinya menjadi aliran dana untuk membangun Sulawesi Tenggara, kini terperangkap dalam kabut keraguan.

Anggaran yang harusnya mengalir deras untuk rakyat, malah terjebak dalam lingkaran kecurigaan. Dana yang hilang, seperti air yang terbuang ke tanah.

Dugaan menguat, penggeledahan ini berkaitan dengan pengelolaan anggaran yang penuh misteri.

Anggaran yang tidak jelas tujuannya, bahkan kabarnya sudah “dikuburkan” dalam transaksi gelap yang sulit terjangkau pengawasan.

BACA JUGA :  Kejagung Diminta Periksa Kaesang Terkait Dugaan Korupsi PT Timah

Hingga kini, pejabat terkait masih bungkam. Hanya ada pernyataan singkat dari Kasipenkum Kejati Sultra, Dody, yang mengatakan penggeledahan. Tapi di balik kata-kata itu, ada lebih banyak yang tak terucapkan.

Sumber yang beredar menyebutkan bahwa kantor ini bukan sekadar tempat koordinasi.

Di balik dindingnya yang tebal, kantor ini bisa jadi tempat di mana anggaran yang harusnya menghidupi rakyat malah mati, tenggelam dalam permainan yang tak terlihat.

Siapa yang sebenarnya bermain di balik layar? Mengapa anggaran yang seharusnya dipertanggungjawabkan justru bisa lolos begitu saja dari pengawasan? Dan yang paling penting, apakah ini awal dari terbongkarnya kebocoran besar yang selama ini terpendam?

BACA JUGA :  Mobil Dinas Milik Pemkot 'Dikorupsi', Siapa yang Bertanggungjawab Pak Sekda?

Publik menunggu jawaban. Tapi satu hal yang pasti: anggaran yang mati tak akan bisa bersembunyi selamanya.

Cepat atau lambat, bau busuknya pasti akan tercium, dan kebenaran yang tersimpan dalam bayang-bayang itu akan keluar.

(SB/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru